JurnalPatroliNews – Jakarta – Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur membuka pos antemortem untuk mengumpulkan data pembanding dari keluarga korban kebakaran di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Jakarta.
Sejumlah keluarga terlihat mendatangi pos tersebut untuk memberikan data mulai dari foto, riwayat hidup hingga rekam medis gigi korban.
Berdasarkan informasi dari petugas pos antemortem, sudah ada empat keluarga yang menyerahkan data pembanding untuk mempercepat proses identifikasi.
Sementara itu, RS Polri telah menyiapkan 11 tim untuk mengidentifikasi puluhan jenazah korban kebakaran di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih, Kemayoran, Jakarta Pusat. Hingga pukul 17.30 WIB, total jenazah yang tiba di RS Polri Kramat Jati sebanyak 22 kantong, termasuk satu perempuan yang sedang mengandung.
“Dari hasil pendataan sementara, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 22 orang. Salah satunya adalah korban perempuan dalam kondisi hamil,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro di lokasi kejadian, Selasa (9/12/2025).
Proses identifikasi diperkirakan akan berlangsung intensif mengingat jumlah korban yang cukup banyak dan kondisi jenazah yang perlu pemeriksaan detail oleh tim forensik.














