JurnalPatroliNews – Jakarta – Anggota DPR RI Surya Utama atau yang dikenal dengan nama Uya Kuya resmi meraih gelar magister hukum setelah menyelesaikan pendidikan pascasarjana di Program Magister Ilmu Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, Jawa Tengah. Prosesi wisuda digelar pada Jumat (12/12/2025).
“Hari ini saya wisuda untuk Fakultas Hukum. IPK saya 3,72,” ujar Uya Kuya saat acara pelepasan wisudawan Fakultas Hukum Unissula, dikutip dari Antara, Sabtu (13/12/2025).
Dalam proses penyusunan tesis, Uya Kuya mengaku sempat melakukan perubahan judul agar lebih relevan dengan pengalaman pribadi yang dialaminya. Tesis tersebut berjudul Analisis Hukum terhadap Penyebaran Berita Bohong di Media Sosial Berbasis Keadilan Pancasila.
Menurut Uya Kuya, perubahan judul tesis dilakukan setelah dirinya menjadi korban penjarahan rumah yang dipicu oleh beredarnya informasi tidak bertanggung jawab di media sosial.
“Kemarin tesisnya saya ubah dari zaman saya kena jarah. Ya sesuai dengan apa yang saya alami,” ujar presenter sekaligus komedian tersebut.
Ia berharap ilmu yang diperolehnya selama menempuh pendidikan magister hukum tidak hanya berhenti pada tataran teori dan akademis, tetapi dapat diterapkan secara nyata dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.
“Harapannya kita tidak hanya pintar secara teori saja, tetapi juga bisa mengaplikasikan ilmu ini untuk masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Unissula, Prof Jawade Hafidz, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan sejumlah tokoh publik, termasuk anggota legislatif dan artis, yang memilih melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.
“Perkuliahan kami sudah diikuti oleh beberapa anggota legislatif dan artis. Salah satu lulusan adalah Uya Kuya, yang kita semua tahu merupakan seorang artis dan juga anggota legislatif,” ujarnya.
Menurut Jawade, banyaknya pejabat yang menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Unissula menunjukkan tingginya minat dan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas akademik kampus tersebut.
“Inilah yang mendorong kami untuk terus membangun jaringan yang lebih luas,” katanya.
Ia menambahkan, perluasan jaringan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke atas, serta memperkuat peran hukum agar ditegakkan secara adil.
“Kami ingin mempengaruhi pemikiran para penyelenggara negara bahwa hukum harus tajam ke atas, jangan hanya tajam ke bawah,” tegasnya.
Pelepasan wisudawan Fakultas Hukum Unissula kali ini diikuti oleh 431 lulusan, terdiri atas 125 lulusan sarjana ilmu hukum, 54 lulusan magister kenotariatan, 229 lulusan magister ilmu hukum, dan 23 lulusan program doktor.














