BNPB Laporkan Dampak Bencana di Sumatera: 1.140 Korban Meninggal, Ratusan Masih Dicari

JurnalPatroliNews – Jakarta – Proses pencarian korban banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatera masih terus berlangsung. Dalam operasi terbaru, tim SAR gabungan kembali menemukan jenazah korban di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa pada hari ini tim evakuasi berhasil menemukan dua korban meninggal di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara.

Dengan penemuan tersebut, jumlah korban jiwa akibat rangkaian bencana alam di tiga provinsi itu meningkat menjadi 1.140 orang. Abdul Muhari menjelaskan bahwa upaya pencarian masih dilanjutkan meski proses evakuasi mulai mendekati tahap akhir.

Ia juga menambahkan, hingga saat ini masih terdapat 163 orang yang belum ditemukan dan tercatat sebagai korban hilang. Tim di lapangan akan terus melakukan pencarian untuk meminimalkan jumlah korban yang belum teridentifikasi.

Berdasarkan data terkini BNPB, Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan korban terdampak terbanyak, yakni 513 orang meninggal dunia, 31 orang masih dalam pencarian, serta lebih dari 377 ribu warga terpaksa mengungsi.

Di Sumatera Utara, jumlah korban meninggal tercatat sebanyak 365 orang, dengan 60 orang masih dinyatakan hilang. Sementara itu, jumlah pengungsi di wilayah ini mencapai 11.384 jiwa.

Adapun di Provinsi Sumatera Barat, bencana tersebut menelan korban jiwa sebanyak 262 orang. Selain itu, 72 warga masih belum ditemukan, dan sebanyak 9.935 orang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

BNPB menegaskan bahwa operasi pencarian dan penanganan darurat akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban dapat ditemukan dan kebutuhan para pengungsi terpenuhi.