Kader PDIP Minta Aparat Bongkar Teror terhadap Kreator Konten dan Aktivis

JurnalPatroliNews – Jakarta – Gelombang intimidasi yang menyasar sejumlah konten kreator dan pegiat lingkungan menuai kecaman dari Politikus PDI Perjuangan, Mohammad Guntur Romli. Ia menilai rangkaian teror tersebut sebagai ancaman serius bagi kebebasan berekspresi dan iklim demokrasi.

Dalam beberapa waktu terakhir, aksi intimidasi dilaporkan dialami oleh konten kreator dengan akun @dj_donny dan @sherlyannavita, serta aktivis Greenpeace, Iqbal Damanik. Bentuk teror yang diterima terbilang ekstrem, mulai dari pengiriman potongan ayam mati dan telur busuk hingga pesan berisi ancaman pembunuhan.

Guntur Romli menyebut tindakan teror yang dilakukan oleh pihak tak dikenal sebagai perbuatan tidak berani yang bertujuan membungkam suara kritis.

Menurutnya, upaya menakut-nakuti para pengkritik justru mencerminkan sikap antidemokrasi. Ia menilai tindakan tersebut menunjukkan ketidaksiapan sebagian pihak dalam menerima perbedaan pendapat dan kritik publik, bahkan berujung pada penyalahgunaan kekuasaan untuk menebar rasa takut.

Guntur menegaskan bahwa kritik yang disampaikan secara konstruktif seharusnya dipandang sebagai masukan berharga bagi pemerintah agar dapat melakukan perbaikan dan pembenahan.

Ia mengingatkan bahwa suara masyarakat, sekecil apa pun, tetap memiliki nilai dan harus didengar. Dalam pandangannya, aspirasi rakyat merupakan fondasi utama dalam kehidupan demokratis.

Atas dasar itu, PDI Perjuangan secara tegas mengecam segala bentuk teror dan intimidasi terhadap konten kreator maupun aktivis lingkungan. Guntur Romli pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak dan mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

Ia menilai kasus ini menjadi preseden buruk bagi kehidupan sosial dan demokrasi di Indonesia. Karena itu, ia meminta agar aparat tidak hanya mengungkap pelaku di lapangan, tetapi juga membongkar pihak yang berada di balik aksi teror tersebut.