JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kepedulian langsung kepada aparat yang terlibat dalam operasi pencarian korban bencana saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Dalam perjalanan menuju lokasi pembangunan jembatan bailey di kawasan Sungai Garoga, Batang Toru, pada Rabu, 31 Desember 2025, Presiden tiba-tiba meminta iring-iringan berhenti. Ia kemudian turun dari mobil kepresidenan untuk menyapa dan memberi semangat kepada personel kepolisian yang masih berjibaku di lapangan bersama anjing pelacak K-9.
Prabowo meluangkan waktu untuk berbincang singkat dengan para petugas yang telah menjalankan tugas kemanusiaan selama berminggu-minggu. Salah satu anggota kepolisian menjelaskan bahwa ada personel yang telah bertugas selama 22 hari di wilayah Matauli, sementara lainnya bahkan mencapai 24 hari di Sibolga.
Presiden menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung kepada seluruh petugas yang masih bertahan di lokasi pencarian. Ia juga menjabat tangan satu per satu personel sambil menanyakan daerah asal mereka.
Para petugas tersebut diketahui datang dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Flores di Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara, hingga Manado. Keberagaman asal daerah ini mencerminkan soliditas aparat lintas wilayah dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Selain memberikan apresiasi, Prabowo juga menaruh perhatian pada kondisi fisik dan mental para petugas yang telah lama bekerja di medan berat.
Kehadiran Presiden di lokasi tersebut turut menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat tampak antusias mendekat untuk bersalaman. Prabowo pun menyempatkan diri menyapa dan berjabat tangan dengan warga sebelum melanjutkan agenda kunjungannya.
Usai menyapa aparat dan masyarakat, Presiden kembali ke dalam kendaraan dan melanjutkan perjalanan menuju lokasi pembangunan jembatan bailey di Sungai Garoga.












