Usai dari Tapsel, Prabowo Terbang ke Aceh Tamiang Pantau Proyek Hunian Sementara

JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melanjutkan agenda kerjanya di wilayah terdampak bencana dengan mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis, 1 Januari 2026.

Kunjungan ini difokuskan untuk melihat secara langsung progres pembangunan hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh Danantara bagi warga yang terdampak banjir dan longsor.

Setelah menuntaskan seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Tapanuli Selatan, Kepala Negara bertolak menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII atau Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara. Dari Silangit, Prabowo melanjutkan perjalanan udara ke Pangkalan Udara Soewondo di Medan.

Selanjutnya, Presiden kembali menggunakan helikopter untuk menuju Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, guna memastikan penanganan pascabencana berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Keberangkatan Presiden turut dilepas oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur keamanan, di antaranya Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rantau Isnur Eka, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Sebelum bertolak ke Aceh, Prabowo menjalani sejumlah agenda penting di Tapanuli Selatan. Ia meninjau langsung Jembatan Bailey di Sungai Garoga, Kecamatan Batang Toru, yang telah selesai dibangun sebagai akses vital pascabencana. Selain itu, Presiden juga mengunjungi posko pengungsian serta fasilitas layanan kesehatan di Desa Batu Hula.

Pada malam harinya, Prabowo kembali hadir di posko pengungsian untuk menyambut malam pergantian tahun bersama warga terdampak, termasuk anak-anak. Dalam suasana hangat dan penuh empati, Presiden berinteraksi langsung dengan masyarakat, berdialog, bernyanyi bersama, serta mengajak seluruh warga memanjatkan doa bersama sebagai simbol harapan akan pemulihan dan masa depan yang lebih baik.