JurnalPatroliNews – Jakarta – Prajurit TNI AD melalui jajaran Babinsa Kodim 0108/Aceh Tenggara bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang. Pada hari pertama tahun baru, Kamis, 1 Januari 2026, personel TNI bersama warga melaksanakan aksi gotong royong besar-besaran untuk membersihkan permukiman dari material banjir yang menumpuk di sejumlah titik di Kabupaten Aceh Tenggara.
Di Kecamatan Ketambe, personel Posramil fokus pada pembersihan material berat seperti batu besar, batang pohon, dan kayu yang menghambat akses jalan serta jembatan. Material tersebut terbawa arus banjir bandang beberapa waktu lalu dan merusak fasilitas umum.
Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, menegaskan bahwa kehadiran TNI adalah wujud nyata kepedulian negara untuk memastikan mobilitas warga segera pulih dan aktivitas ekonomi kembali berjalan.
Aksi serupa juga berlangsung di Desa Lawe Mamas Indah, Kecamatan Darul Hasanah. Di lokasi ini, Babinsa dan warga bahu-membahu membersihkan endapan lumpur pekat yang menggenangi rumah-rumah penduduk.
Dengan peralatan sederhana, tim gabungan menyisir halaman hingga bagian dalam rumah warga agar hunian mereka dapat kembali ditempati dengan layak.
Selain pembersihan hunian dan jalan, kerja bakti ini juga diarahkan pada normalisasi saluran air. Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi guna mencegah terjadinya banjir susulan akibat penyumbatan drainase oleh sampah dan material sisa bencana.
Pengawasan terhadap kebersihan lingkungan pascabencana juga menjadi perhatian serius TNI guna menjaga kesehatan masyarakat setempat dari ancaman penyakit.
Meskipun dilakukan secara manual, semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat terlihat sangat tinggi. Ke depannya, direncanakan adanya dukungan alat berat dari instansi terkait untuk menangani material berukuran raksasa yang tidak mungkin dievakuasi dengan tenaga manusia.
Melalui kegiatan ini, TNI AD kembali membuktikan komitmennya untuk selalu berada di baris terdepan dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana alam.














