Yon TP Jadi Sorotan, Wakil Panglima TNI Pastikan Satuan Tetap Profesional dan Siap Tempur

JurnalPatroliNews | Jawa Barat – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau Yon TP 939/Macan Putih di Tasikmalaya, Yon TP 941/Singa Perbangsa di Karawang, serta Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Cipatat sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan operasional satuan sekaligus memperkuat pembinaan prajurit.

Kunjungan kerja itu bertujuan mengevaluasi kondisi kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas pertahanan negara, sekaligus memberikan motivasi kepada prajurit agar terus meningkatkan dedikasi, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Selain meninjau sarana dan kesiapan personel, Wakil Panglima TNI juga menekankan pentingnya menjaga kesiapan tempur yang sejalan dengan kemampuan mendukung pembangunan wilayah, sesuai karakteristik Batalyon Teritorial Pembangunan.

Yon TP merupakan satuan yang dirancang tidak hanya memiliki kemampuan tempur, tetapi juga berperan aktif mendukung program pembangunan di daerah penugasan melalui berbagai kegiatan teritorial yang bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI bersama Kementerian Pertahanan dalam memperkuat pembinaan organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memastikan setiap satuan memiliki kesiapan operasional yang optimal dalam menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang.

Kehadiran Wakil Panglima TNI, Menteri Pertahanan, dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat di sejumlah satuan di Jawa Barat juga menjadi bentuk perhatian pimpinan terhadap pembinaan prajurit serta penguatan kemampuan satuan dalam mendukung sistem pertahanan negara.

Melalui kunjungan kerja ini, TNI menegaskan komitmennya untuk terus membangun satuan yang profesional, modern, adaptif, dan siap operasional, sehingga mampu menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus mendukung percepatan pembangunan nasional melalui pelaksanaan tugas-tugas teritorial.

Komentar