Persija Jakarta vs Persijap Jepara: Kapolres Metro Jakarta Pusat Larang Flare dan Barang Tajam

JurnalPatroliNews – Jakarta -Pertandingan Super League yang mempertemukan Persija Jakarta melawan Persijap Jepara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Sabtu sore, 3 Januari 2026, mendapatkan pengawalan ketat.

Sebanyak 1.876 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diterjunkan untuk memastikan laga berjalan kondusif dan nyaman bagi para suporter.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Brigjen Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa seluruh personel yang bertugas tidak dibekali dengan senjata api. Pendekatan pengamanan dilakukan secara humanis dan profesional dengan fokus utama pada keselamatan penonton. Petugas telah disebar di berbagai titik strategis, mulai dari area luar stadion hingga ke peron dan tribun penonton.

Dalam arahannya, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh suporter, baik The Jakmania maupun pendukung tamu, untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga fasilitas umum.

Polisi melarang keras masuknya barang-barang berbahaya ke dalam stadion, seperti flare, petasan, kembang api, minuman keras, hingga bambu dan senjata tajam. Pemeriksaan ketat akan dilakukan di pintu-pintu masuk guna mengantisipasi barang terlarang tersebut.

Selain pengamanan di dalam area stadion, kepolisian juga menaruh perhatian pada potensi tindak kriminalitas jalanan seperti copet dan jambret yang kerap memanfaatkan keramaian. Pengguna jasa transportasi umum maupun kendaraan pribadi diminta tetap waspada terhadap barang bawaan mereka selama berada di kawasan Senayan.

Terkait arus lalu lintas, kepolisian akan memberlakukan pengaturan secara situasional di sekitar kawasan GBK. Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan diimbau untuk menghindari jalur sekitar Senayan guna menghindari kepadatan.

Pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 15.30 WIB ini diharapkan menjadi hiburan yang aman dan menggembirakan bagi seluruh pecinta sepak bola tanah air.