JurnalPatroliNews – Jakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Haji Nawi hingga Jalan Marga Guna, Jakarta Selatan. Langkah ini diambil seiring dimulainya pekerjaan lanjutan tahap 2 pembangunan sistem tata air di kawasan Fatmawati.
Pengaturan arus lalu lintas tersebut mulai diberlakukan secara efektif pada hari ini, Sabtu, 10 Januari 2026.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa proyek ini mencakup pembangunan 12 titik pit yang tersebar di sepanjang Jalan Marga Guna Raya, Jalan Haji Nawi Raya, Jalan RS Fatmawati, hingga Jalan Madrasah.
Saat ini, konstruksi tengah fokus pada area Jalan Marga Guna sisi selatan serta perluasan ke beberapa titik di Jalan Haji Nawi.
Salah satu poin krusial dalam rekayasa ini adalah perubahan arus di Jalan Haji Nawi, tepatnya dari simpang Jalan Marga Guna Raya/Jalan Radio Dalam Raya hingga simpang Jalan Haji Raya.
Ruas jalan yang semula dua arah kini diubah menjadi satu arah, yakni hanya untuk kendaraan yang bergerak dari arah Timur menuju Barat.
Bagi pengendara dari arah Jalan Marga Guna yang ingin menuju Jalan Haji Nawi atau Jalan Fatmawati, arus dialihkan melalui Jalan Radio Dalam Raya menuju Jalan Haji Salim 1, kemudian masuk ke Jalan Haji Raya hingga tembus kembali ke Jalan Haji Nawi.
Sementara itu, kendaraan dari Jalan Radio Dalam Raya yang hendak menuju Jalan Haji Nawi juga diarahkan melalui rute serupa.
Pekerjaan di titik-titik pit ini memiliki jadwal penyelesaian yang beragam, dengan target penyelesaian terjauh berada pada pit 7 yang diperkirakan rampung pada 19 Juli 2026.
Selama proses pengerjaan, sejumlah ruas jalan akan mengalami penyempitan menjadi hanya satu lajur dengan optimalisasi pelebaran jalan di beberapa titik guna meminimalisir kepadatan.
Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan yang terdampak jika memungkinkan dan menyesuaikan waktu perjalanan.
Para pengguna jalan juga diminta untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kelancaran berkendara selama proyek berlangsung.














