TNI AL Gunakan Pendekatan Soft Power Lewat X Point UMKM Kodaeral X di Papua

JurnalPatroliNews – Jakarta – Komando Daerah Operasi Laut (Kodaeral) X secara resmi membentuk X Point UMKM Kodaeral X sebagai langkah strategis untuk memberdayakan ekonomi masyarakat di wilayah Jayapura, Papua.

Inisiatif ini difokuskan sebagai wadah pembinaan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar yang lebih luas.

Komandan Kodaeral X, Mayjen TNI (Mar) Werijon, menjelaskan bahwa pembentukan unit ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AL dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar.

Melalui pendekatan pembinaan yang berkelanjutan, program ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak finansial, tetapi juga memperkuat stabilitas sosial serta keamanan wilayah melalui kesejahteraan warga.

X Point UMKM Kodaeral X akan berfungsi sebagai pusat fasilitasi terpadu. Para pelaku usaha akan mendapatkan pendampingan di berbagai lini, mulai dari manajemen usaha, teknik pengemasan produk, pengurusan perizinan, hingga literasi keuangan dan pemasaran.

Mengingat karakter wilayah kerja yang berada di area pesisir, program ini secara khusus diarahkan untuk mengoptimalkan potensi lokal di sektor kelautan dan perikanan.

Selain aspek pembinaan, wadah ini berperan sebagai jembatan akses pasar bagi produk-produk unggulan daerah.

Kodaeral X akan menyediakan etalase khusus, memfasilitasi keikutsertaan dalam berbagai pameran, serta membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak di tingkat regional maupun nasional. Dengan akses yang lebih terbuka, diharapkan pendapatan keluarga dan lapangan kerja baru dapat tercipta.

Melalui program X Point UMKM, Kodaeral X menegaskan peran TNI AL yang tidak hanya terbatas pada penjagaan keamanan wilayah perairan, tetapi juga proaktif dalam penguatan potensi masyarakat.

Penggunaan pendekatan soft power ini menjadi bagian dari strategi pembangunan wilayah yang berkelanjutan demi terciptanya situasi yang kondusif dan harmonis di tanah Papua.