JurnalPatroliNews – Jakarta – Saham iVision Tech SpA mencatat lonjakan tajam dengan kenaikan hampir 28 persen dalam satu sesi perdagangan. Aksi reli tersebut menambah nilai kapitalisasi pasar perusahaan kacamata asal Italia itu sekitar 3,5 juta euro atau setara Rp68,9 miliar.
Mengutip laporan Reuters, Jumat 23 Januari 2026, penguatan saham ini dipicu faktor tak lazim: gaya Presiden Prancis Emmanuel Macron. Saat menyampaikan pidato di ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Macron tampil mengenakan kacamata hitam model aviator. Penampilannya langsung viral di media sosial, memicu banjir meme dan perbandingan dengan film ikonik Top Gun yang dibintangi Tom Cruise.
iVision Tech—pemilik merek kacamata mewah Prancis Henry Jullien—kemudian memastikan bahwa kacamata yang dikenakan Macron adalah model Pacific S 01, yang dibanderol 659 euro di situs resmi perusahaan. CEO iVision Tech, Stefano Fulchir, menyebut fenomena tersebut sebagai wow effect yang berdampak instan pada pergerakan saham.
“Ini benar-benar menciptakan efek kejut di pasar saham,” ujar Fulchir. Ia mengaku mudah mengenali model tersebut karena pernah mengirimkannya langsung kepada Macron pada 2024.
Histeria di media sosial kian memperbesar dampak. Beragam komentar dan spekulasi bermunculan, bahkan Presiden AS Donald Trump ikut menyinggung gaya Macron tersebut.
Meski begitu, Istana Kepresidenan Prancis menjelaskan bahwa Macron mengenakan kacamata hitam di dalam ruangan untuk melindungi mata akibat pembuluh darah yang pecah, tanpa mengonfirmasi merek yang dipakai.
Sebelum lonjakan besar pada Kamis, saham iVision Tech sudah menguat hampir 6 persen pada Rabu, hingga otoritas bursa sempat menghentikan sementara perdagangan karena kenaikan yang terlalu cepat. Setelah sempat dibuka kembali, perdagangan kembali dihentikan, dan saham perusahaan ini kini melaju menuju kenaikan harian terbesar sepanjang sejarahnya.














