Target Rampung Februari, Gerai Fisik Kopdes Merah Putih Mangga Dua Capai Progres 98 Persen

JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara, untuk meninjau progres pembangunan gerai fisik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Mangga Dua pada Jumat (30/1/2026).

Peninjauan ini merupakan bagian dari pengawasan terhadap program prioritas pemerintah dalam mengoperasionalkan 83 ribu Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia, sesuai dengan mandat Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kunjungannya, Wamenkop didampingi oleh Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Tambunan, serta jajaran dari LPDB-KUMKM.

Pembangunan gerai fisik yang berlokasi di Desa Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin ini dilaporkan telah mencapai progres signifikan sebesar 98 persen.

Dengan luas bangunan mencapai 20×30 meter, fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang strategis. Pemerintah menargetkan seluruh penyelesaian akhir konstruksi akan rampung pada pekan kedua bulan Februari 2026, sehingga gerai tersebut dapat segera berfungsi melayani masyarakat dan anggota koperasi.

Wamenkop Farida menegaskan bahwa Kopdes harus menjadi motor penggerak potensi desa. Untuk mendukung hal tersebut, ia mendorong pengurus koperasi memanfaatkan fasilitas pendanaan pinjaman dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Namun, ditekankan bahwa setiap koperasi wajib terdaftar dalam Sistem Informasi Kopdes Merah Putih (SIMKOPDES) sebelum mengajukan permohonan dana. Integrasi data ini sangat penting untuk memastikan penyaluran modal usaha berjalan transparan dan tepat sasaran bagi pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Salah satu fokus utama pengembangan Kopdes Merah Putih Desa Mangga Dua adalah pada sektor pertanian, khususnya komoditas padi. Wamenkop menyarankan agar koperasi memanfaatkan pinjaman dana untuk pengadaan alat penggilingan padi, sehingga nilai tambah produk pertanian tetap berada di tangan warga desa.

Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Tambunan, menyambut baik arahan tersebut dan berharap kehadiran program pusat ini dapat memicu semangat warga untuk mengelola ekonomi desa secara mandiri dan profesional.