JurnalPatroliNews – Jakarta – Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Darat (Dislitbang TNI AD) sukses menyelenggarakan perhelatan Dislitbang TNI AD Fair pada 24–25 Januari 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Markas Dislitbangad, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-48 instansi tersebut. Acara ini menjadi ajang unjuk gigi bagi berbagai hasil riset strategis serta inovasi teknologi pertahanan yang telah dikembangkan untuk mendukung kesiapan operasional prajurit di lapangan.
Pameran teknologi yang dihadirkan mencakup berbagai alat peraga canggih dan hasil penelitian mutakhir yang menarik perhatian pengunjung.
Tidak hanya sekadar pameran statis, acara ini juga diramaikan dengan kompetisi yang kompetitif bagi generasi muda melalui Lomba Karya Cipta Teknologi (KCT) dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI).
Selain itu, terdapat pula perlombaan spesifik di bidang teknologi masa depan seperti Lomba Siber dan Lomba Robot Tracer Line yang bertujuan untuk menjaring bibit-bibit inovator di bidang pertahanan digital dan robotika.
Selain menonjolkan sisi teknokratis, peringatan HUT ke-48 ini juga diisi dengan agenda syukuran dan rangkaian kegiatan bhakti sosial yang menyasar masyarakat di lingkungan sekitar markas. Petugas Dislitbang TNI AD membagikan paket sembako kepada para pengemudi ojek online serta melakukan anjangsana ke Panti Asuhan Adhuafa.
Langkah ini diambil sebagai wujud syukur dan kepedulian sosial TNI AD dalam mempererat kemanunggalan antara tentara dan rakyat melalui aksi kemanusiaan yang nyata.
Kepala Dislitbang TNI AD berharap melalui Dislitbangad Fair ini, semangat inovasi dalam tubuh organisasi dapat terus berkembang selaras dengan tantangan zaman yang semakin kompleks. Kolaborasi antara sektor militer, akademisi, dan masyarakat umum diharapkan mampu menciptakan ekosistem riset yang berkelanjutan.
Dengan berakhirnya rangkaian acara ini, Dislitbang TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pusat keunggulan dalam pengembangan teknologi militer yang adaptif dan modern demi kedaulatan bangsa.














