JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan momentum krusial untuk mengoptimalkan pencapaian berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Dalam laporannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Mendagri menyebutkan bahwa tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Rakornas ini menjadi wadah strategis untuk menjabarkan visi Asta Cita agar terimplementasi dengan baik di tingkat daerah.
Tito Karnavian mengapresiasi berbagai keberhasilan yang telah dicapai pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, ia mengingatkan bahwa seluruh jajaran pemerintah, baik di pusat maupun daerah, tidak boleh berpuas diri.
Upaya sinkronisasi sangat diperlukan agar gerak langkah pembangunan berjalan selaras, efisien, dan tetap pada jalur yang benar menuju cita-cita Indonesia Emas 2045. Rakornas ini hadir sebagai instrumen untuk menciptakan kesamaan visi tersebut di antara para pengambil kebijakan.
Dalam sesi utama bertajuk Taklimat Presiden, para peserta mendapatkan arahan langsung mengenai kebijakan strategis nasional.
Mendagri merinci beberapa topik pembahasan utama yang diangkat oleh jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari kebijakan ekonomi, investasi, hingga kedaulatan energi.
Selain itu, program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti Swasembada Pangan, Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan, serta Makan Bergizi Gratis menjadi fokus pendalaman agar segera dirasakan manfaatnya secara luas.
Lebih lanjut, Mendagri menekankan pentingnya peran aparat penegak hukum dan keamanan dalam mengawal jalannya pembangunan.
Keterlibatan aktif Kejaksaan Agung, Polri, TNI, hingga KPK dianggap vital untuk memastikan setiap program strategis terlaksana tanpa hambatan administratif maupun praktik korupsi.
Kehadiran ribuan peserta dari unsur kepala daerah, pimpinan DPRD, hingga Forkopimda seluruh Indonesia diharapkan mampu membawa semangat pengabdian yang sama sekembalinya mereka ke wilayah masing-masing demi akselerasi pembangunan nasional.














