Duka Mendalam TNI AL: Tiga Prajurit Marinir Korban Bencana Cisarua Diberangkatkan ke Kampung Halaman

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan memimpin upacara pelepasan jenazah tiga prajurit Korps Marinir yang gugur dalam musibah tanah longsor di Cisarua, Jawa Barat.

Prosesi pelepasan dilakukan secara militer di Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Selasa (3/2/2026).

Ketiga prajurit tersebut merupakan bagian dari tim yang terdampak bencana pada akhir Januari lalu dan berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari kesepuluh pencarian.

Prajurit yang dilepas pada hari ini adalah almarhum Praka Mar (Anm) Dicky Yogha Priambada, Kopda Mar (Anm) Anton Karisma, dan Pratu Mar (Anm) Burton C. Silitonga.

Sebelum diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing, pihak Korps Marinir menyelenggarakan prosesi keagamaan di tempat persemayaman guna memberikan penghormatan terakhir yang layak bagi para pahlawan bangsa tersebut.

Upacara ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama Korps Marinir serta perwakilan pengurus Gabungan Jalasenastri.

Rencana pemberangkatan jenazah dibagi menjadi tiga rute penerbangan berbeda. Almarhum Praka Mar (Anm) Dicky diterbangkan menuju Surabaya menggunakan pesawat TNI AL NC 212-200 Casa U-6206.

Sementara itu, jenazah almarhum Kopda Mar (Anm) Anton diberangkatkan ke Lampung dengan pesawat TNI AL NC 212-200 Casa U-6216. Untuk almarhum Pratu Mar (Anm) Burton, jenazahnya diberangkatkan menuju kampung halaman di Medan menggunakan maskapai komersial dengan pengawalan militer.

Hingga saat ini, total 13 jenazah prajurit dari kesatuan Marinir telah berhasil dievakuasi dan dipulangkan kepada pihak keluarga.

Meski demikian, perjuangan tim pencari belum berakhir karena masih terdapat 10 prajurit lainnya yang dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan TNI-Polri, Basarnas, dan relawan.

Korps Marinir berkomitmen untuk terus melanjutkan upaya pencarian hingga seluruh prajurit yang menjadi korban berhasil ditemukan dan dievakuasi.