JurnalPatroliNews – Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara resmi menyatakan perang terhadap sampah dengan menggelar aksi karya bakti terpadu di berbagai wilayah strategis Indonesia pada Rabu (4/2/2026).
Langkah masif ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai bagian dari ketahanan nasional.
Aksi serentak ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan limbah, tetapi juga sebagai simbol kehadiran TNI dalam menjawab tantangan krisis lingkungan hidup yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Di Pulau Dewata, prajurit Kodam IX/Udayana memfokuskan kekuatan di Pantai Kedonganan dan Pantai Kuta. Mengingat kedua lokasi tersebut merupakan wajah pariwisata internasional, TNI mengerahkan dukungan alat berat serta kendaraan khusus beach cleaner untuk mempercepat proses evakuasi sampah pesisir.
Penanganan secara berkelanjutan menjadi target utama agar kawasan ikonik ini tetap memiliki daya tarik bagi wisatawan mancanegara sekaligus menjaga ekosistem laut Bali dari pencemaran plastik dan limbah rumah tangga.
Permasalahan sampah yang telah mencapai status darurat di Kota Tangerang Selatan juga mendapat penanganan serius. Sebanyak 1.200 personel gabungan dari Korem 052/Wijayakrama diterjunkan ke tujuh kecamatan untuk mengurai penumpukan sampah yang selama ini meresahkan warga.
Selain aksi fisik, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai sarana edukasi publik guna menanamkan disiplin pengelolaan sampah sejak dini.
Sinergi antara militer dan pemerintah kota diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan limbah perkotaan yang lebih tertata dan higienis.
Sementara itu, dari wilayah timur Indonesia, Kodaeral IX menggelar aksi serupa di Pantai Teluk Dalam Ambon, Maluku. Fokus aksi ini adalah menjaga kelestarian lingkungan maritim yang menjadi sumber kehidupan utama masyarakat kepulauan.
Melalui kemanunggalan dengan dunia pendidikan dan relawan lokal, TNI menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan sekadar tugas sektoral, melainkan tanggung jawab bersama.
Upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah kini menjadi bagian integral dari pengabdian TNI di luar tugas utama menjaga kedaulatan negara.














