Gedung Putih Tetap Pasang Badan untuk Mendag AS di Tengah Desakan Mundur Kasus Epstein

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintahan Amerika Serikat menegaskan tetap memberikan dukungan penuh kepada Menteri Perdagangan Howard Lutnick, meskipun gelombang tekanan politik dari Kongres semakin menguat setelah namanya dikaitkan dengan mendiang pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Juru Bicara Gedung Putih Kush Desai menegaskan bahwa Lutnick tetap menjalankan tugasnya sebagaimana biasa dan tidak ada rencana evaluasi jabatan di tengah polemik yang berkembang.

“Presiden Donald Trump telah membentuk kabinet yang kuat dan transformatif. Seluruh jajaran pemerintahan, termasuk Menteri Lutnick dan Departemen Perdagangan, tetap fokus bekerja demi kepentingan rakyat Amerika,” ujar Desai, dikutip dari Associated Press, Selasa (10/2/2026).

Dorongan agar Lutnick mengundurkan diri mencuat dari sejumlah anggota parlemen lintas partai. Anggota DPR dari Partai Republik Thomas Massie serta Senator Demokrat Adam Schiff menjadi di antara tokoh yang paling vokal menyusul dirilisnya dokumen baru yang menyinggung hubungan Lutnick dengan Epstein.

Dalam berkas tersebut disebutkan adanya undangan kepada Lutnick dan keluarganya untuk mengunjungi pulau pribadi Epstein pada 2012, serta pertemuan lain yang terjadi setahun sebelumnya. Fakta ini dinilai bertentangan dengan pernyataan Lutnick yang sebelumnya mengklaim telah memutus relasi dengan Epstein sejak 2005.

Kendati kritik dan sorotan publik terus meningkat, Gedung Putih belum menunjukkan indikasi akan menarik dukungan atau meninjau ulang posisi Lutnick. Polemik ini sekaligus kembali membuka perbincangan luas mengenai tokoh-tokoh publik yang namanya tercantum dalam arsip Epstein.

Sementara itu, World Economic Forum (WEF) mengumumkan tengah melakukan penyelidikan internal terkait hubungan presidennya, Børge Brende, dengan Epstein. Langkah tersebut diambil setelah laporan media mengungkap adanya pertemuan dan komunikasi antara keduanya terkait gagasan peran WEF dalam tatanan global.

WEF menegaskan Brende tetap menjalankan tugasnya selama proses peninjauan berlangsung, namun tidak terlibat langsung dalam penyelidikan. Organisasi tersebut juga menekankan bahwa pencantuman nama dalam dokumen Epstein tidak otomatis menunjukkan adanya pelanggaran hukum.