Peringatan 47 Tahun Revolusi Islam Iran, Dubes Boroujerdi Dorong Penguatan Kemitraan dengan Indonesia

JurnalPatroliNews – Jakarta — Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia menggelar acara resepsi untuk memperingati Hari Nasional Republik Islam Iran sekaligus 47 tahun kemenangan Revolusi Islam.

Kegiatan tersebut berlangsung di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa malam (10/2/2026), dan dihadiri oleh pejabat pemerintah Indonesia, perwakilan korps diplomatik, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menegaskan bahwa hubungan strategis antara Iran dan Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan dan stabilitas kawasan. Ia menilai kedua negara memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi dinamika konflik regional dan berkontribusi pada terciptanya keamanan di wilayah masing-masing.

Menurut Boroujerdi, Iran dan Indonesia secara konsisten menunjukkan komitmen dalam meredam berbagai ketegangan regional, sekaligus berupaya membangun perdamaian yang berkelanjutan. Upaya tersebut, katanya, menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan geopolitik yang terus berkembang.

Ia juga menyoroti kesamaan prinsip kebijakan luar negeri kedua negara yang sama-sama menjunjung tinggi perdamaian, kemandirian, serta sikap non-blok. Keselarasan pandangan ini dinilai menjadi fondasi kokoh dalam memperkuat kerja sama bilateral di tengah kompleksitas hubungan internasional global.

Boroujerdi menyebut Indonesia dan Iran termasuk negara yang secara konsisten menjalankan politik luar negeri aktif dengan tetap menjaga independensi dan tidak terikat pada blok kekuatan tertentu. Prinsip tersebut dinilainya relevan untuk menjaga stabilitas global yang semakin rentan terhadap konflik.

Menutup pidatonya, Boroujerdi menyampaikan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Iran menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, ia menilai masih terdapat ruang luas untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor.

Ia pun mendorong adanya dukungan politik yang lebih kuat dari kedua negara agar potensi kerja sama yang belum tergarap dapat segera diwujudkan, sejalan dengan kepentingan bersama Indonesia dan Iran sebagai negara besar di dunia Islam.