JurnalPatroliNews -Pasuruan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0819/Pasuruan tidak hanya menyasar pada pembangunan infrastruktur fisik.
Satgas TMMD menunjukkan kepeduliannya terhadap kualitas sumber daya manusia dengan menggelar sosialisasi Pemuda Anti Narkoba di Pendopo Balai Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kamis kemarin.
Kegiatan edukatif ini menghadirkan narasumber ahli dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan.
Para peserta yang terdiri dari pelajar, tokoh pemuda, hingga perangkat desa diberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya laten narkotika, dampak hukum bagi pengguna maupun pengedar, serta strategi pencegahan dini yang efektif di lingkungan keluarga.
Danramil 0819/05 Grati, Kapten Arm Nur Hidayat, mewakili jajaran Satgas TMMD menegaskan bahwa pemuda merupakan garda terdepan bangsa dalam menjaga moralitas dan keutuhan negara.
Menurutnya, pembangunan karakter dan kesadaran hukum bagi generasi muda adalah fondasi utama untuk menciptakan desa yang maju dan bersih dari pengaruh barang haram tersebut.
Dalam pemaparannya, pihak Dispora menjelaskan berbagai modus operandi peredaran narkoba yang kini semakin beragam dan menyasar kalangan remaja. Selain edukasi mengenai jenis-jenis zat terlarang, peserta juga diajarkan cara mengenali indikasi penyalahgunaan narkoba di sekitar mereka serta prosedur pelaporan kepada pihak berwenang tanpa rasa takut.
Kapten Arm Nur Hidayat berharap melalui kegiatan non-fisik ini, pemuda di Desa Wonosari mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang aktif melindungi lingkungannya.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan program pemberdayaan mental dan wawasan kebangsaan ini memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan desa.














