Airlangga Tegaskan Negosiasi Tarif AS Tak Terkait Board of Peace Gaza

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kesepakatan tarif resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat tidak berkaitan dengan keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).

Airlangga menjelaskan, perundingan tarif dilakukan secara bilateral dan murni menyangkut hubungan perdagangan kedua negara. Sementara BoP merupakan forum multilateral yang memiliki agenda berbeda, khususnya terkait isu kemanusiaan dan perdamaian.

“Board of Peace itu tidak sama dengan tarif. BoP adalah sebuah lembaga yang membicarakan terkait dengan Gaza. Sedangkan tarif bersifat bilateral, bukan multilateral,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Sabtu (14/2/2026).

Ia memastikan, proses negosiasi tarif dengan Amerika Serikat telah rampung dan saat ini hanya menunggu penandatanganan resmi oleh kedua pihak. Dari hasil perundingan tersebut, tarif produk Indonesia yang masuk ke pasar AS berhasil ditekan signifikan.

“Perundingannya sudah selesai, tinggal penandatanganannya. Tarif kita turun dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen. Detail lainnya akan disampaikan setelah penandatanganan dilakukan,” katanya.

Sebelumnya, Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace, sebuah inisiatif yang digagas Presiden AS Donald Trump untuk mendukung proses transisi serta rekonstruksi Palestina, khususnya di wilayah Gaza.

Pemerintah Indonesia juga telah menyatakan komitmen untuk memberikan kontribusi dana sebesar 1 miliar dolar AS guna mendukung pembangunan kembali Gaza sebagai bagian dari upaya kemanusiaan dan perdamaian internasional.