BKSAP DPR Nilai Perluasan Pendudukan Bukti Israel Tak Serius Wujudkan Perdamaian

JurnalPatroliNews – Jakarta – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mendukung langkah Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, yang melontarkan kecaman keras terhadap pendudukan Israel di wilayah Tepi Barat Palestina dalam sidang Dewan Keamanan PBB di New York.

BKSAP menilai tindakan Israel tersebut semakin memperlihatkan pola kebijakan yang tidak sejalan dengan semangat perdamaian dan penyelesaian konflik secara adil.

Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, menegaskan sikap tegas Indonesia di forum internasional harus terus dijaga dan dikawal secara konsisten.

“Kami sepakat dengan sikap Menlu RI. Perluasan kendali Israel di Tepi Barat adalah pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Dunia tidak boleh menutup mata terhadap kejahatan yang terus berulang dan menghambat terwujudnya kemerdekaan Palestina,” ujar Syahrul, Rabu (25/2/2026).

Politikus PKS itu menambahkan, ekspansi wilayah di kawasan pendudukan tidak hanya memperburuk kondisi kemanusiaan, tetapi juga menggerus kepercayaan terhadap proses perdamaian yang selama ini diupayakan masyarakat internasional.

BKSAP juga mengingatkan kembali hasil rapat koordinasi terakhir dengan Kementerian Luar Negeri terkait perlunya kehati-hatian Indonesia dalam keterlibatan pada Board of Peace (BoP).

Menurut BKSAP, partisipasi Indonesia dalam berbagai forum internasional harus dipastikan tidak mengaburkan posisi tegas Indonesia terhadap praktik penjajahan, serta tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

“Semangat para pendiri bangsa jelas, yaitu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Dukungan terhadap Palestina bukan hanya soal politik luar negeri, tetapi juga amanah sejarah dan komitmen moral bangsa Indonesia,” tegasnya.

Melalui jalur diplomasi parlemen sebagai second track diplomacy, BKSAP DPR RI menyatakan akan terus mengawal arah politik luar negeri Indonesia agar tetap konsisten, tegas, dan berpihak pada keadilan serta kemerdekaan rakyat Palestina.