JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengeluarkan peringatan keras terhadap siapa pun yang akan ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan mendiang Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam pernyataan resminya, Katz menegaskan bahwa suksesor kepemimpinan di Teheran tersebut akan menjadi target operasi militer jika terus melanjutkan kebijakan yang mengancam keamanan regional.
Pernyataan tersebut disampaikan Katz menyusul gugurnya Khamenei dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir pekan lalu.
Katz menekankan bahwa setiap pemimpin yang ditunjuk oleh rezim Iran untuk melanjutkan rencana penghancuran Israel, serta mengancam stabilitas Amerika Serikat dan negara-negara di kawasan, akan menjadi target eliminasi yang nyata.
Lebih lanjut, Katz menyatakan bahwa identitas maupun lokasi persembunyian pemimpin baru tersebut tidak akan menghalangi tindakan militer Israel.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya bersama Amerika Serikat akan terus memberikan dukungan kepada rakyat Iran yang dianggapnya tengah berupaya melawan otoritas pemerintahan Republik Islam.
Di Teheran, suasana duka masih menyelimuti pasca-serangan tersebut. Mendiang Ayatollah Ali Khamenei direncanakan akan dimakamkan di kota suci Mashhad, yang merupakan kota terbesar kedua di Iran sekaligus tempat kelahiran sang pemimpin.
Hingga saat ini, otoritas Iran masih merahasiakan waktu pelaksanaan pemakaman demi alasan keamanan nasional.
Terkait suksesi kepemimpinan, kantor berita Iran, FARS, melaporkan bahwa proses pemilihan Pemimpin Tertinggi yang baru tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.
Dewan terkait memutuskan untuk menunda proses tersebut hingga seluruh rangkaian prosesi pemakaman Khamenei selesai dilaksanakan.
Penundaan ini merupakan langkah antisipasi keamanan di tengah ancaman serangan yang terus dilontarkan oleh pihak Israel.
Kondisi geopolitik di kawasan kini berada pada titik didih tertinggi, seiring dengan ancaman terbuka dari Tel Aviv terhadap struktur kepemimpinan tertinggi Iran yang masih dalam masa transisi tersebut.













