JurnalPatroliNews – Jakarta – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan kembali berdenyut di Kota Cilegon. Yayasan Darul Hikmah Albantani kembali meneguhkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan santunan kepada 150 anak yatim dan dhuafa pada Minggu (8/3).
Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini berlangsung penuh kekhidmatan di lingkungan yayasan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran santri, jamaah, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan penting.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang berbagi materi, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat Banten.
Pendiri Yayasan Darul Hikmah Albantani, KH. Edi M. Alhikmah, MLI, menegaskan bahwa tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas yayasan sejak berdiri pada tahun 2004 silam.
“Alhamdulillah, kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap tahun. Semoga menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar KH. Edi.
Sinergi untuk Manfaat yang Lebih Luas
Dalam tausyiah Ramadhan, Ketua Yayasan Darul Hikmah Albantani, Ustadz Arya Rediyana Putra, S.Pd., MLI, menekankan pentingnya menjaga harmoni antara pengurus, guru, orang tua santri, dan masyarakat.
Menurutnya, kebersamaan adalah kunci utama agar lembaga pendidikan dan sosial dapat terus memberikan manfaat yang luas bagi umat.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana Kegiatan, Ustadz Ahmad Rosidin, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pihak yang telah menyokong acara ini, termasuk Krakatau Posco Group dan Founder SIP Property, Imam, beserta timnya.
“Tahun ini kami menyalurkan sekitar 150 paket santunan. Kami juga mendoakan kondisi Kota Cilegon yang beberapa hari terakhir dilanda banjir agar segera membaik.
Semoga ada hikmah di balik setiap musibah,” tambah Ahmad Rosidin, menanggapi ketidakhadiran perwakilan Pemkot Cilegon yang tengah fokus menangani bencana banjir.
Dua Dekade Pengabdian
Komite Yayasan, Prof. Ahmad Matin, berharap yayasan ini dapat terus berkembang. Selama lebih dari dua dekade, Darul Hikmah Albantani telah menjadi pilar penting dalam pembinaan pendidikan agama di Cilegon.
Rangkaian acara yang berlangsung hingga menjelang waktu berbuka puasa ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh ulama sepuh Cilegon, KH. Ahmad Fauzi, pimpinan Pondok Pesantren Al I’anah Jangkar. Suasana haru dan syukur menyelimuti para penerima santunan saat acara berakhir.














