JurnalPatroliNews – Jakarta – Insiden pohon tumbang terjadi di Jalan Pakubuwono VI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (11/3) pagi. Tiga pohon trembesi yang kondisinya sudah tua dan lapuk tiba-tiba roboh dan menimpa fasilitas publik serta pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi bahwa pohon tersebut menimpa halte SMKN 30 Jakarta dan tiga pengendara motor. Laporan awal diterima setelah pihak sekolah mendengar suara retakan dari batang pohon yang sudah tidak stabil sejak pukul 07.25 WIB.
“Pihak sekolah sebenarnya sudah melaporkan kondisi pohon yang rawan ke Dinas Pertamanan. Namun, sebelum penanganan darurat selesai dilakukan, pohon akhirnya tumbang sekitar pukul 09.52 WIB dan menimpa pengendara yang tengah melintas,” jelas Isnawa.
Kondisi Korban dan Evakuasi
Tiga pengendara motor yang menjadi korban dilaporkan mengalami luka ringan. Petugas segera melarikan mereka ke Puskesmas Kelurahan Gunung untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, setelah dilakukan pemeriksaan, para korban diperbolehkan langsung pulang ke rumah masing-masing.
Tim gabungan dari Dinas Pertamanan Kecamatan Kebayoran Baru bersama petugas PPSU Kelurahan Gunung bergerak cepat melakukan evakuasi di lapangan. Batang pohon yang sempat menutup akses jalan berhasil dipotong dan dibersihkan sehingga lalu lintas kembali normal.
Usulan Zona Selamat Sekolah (ZOSS)
Pihak sekolah SMKN 30 Jakarta memanfaatkan momentum ini untuk mendorong pemerintah daerah segera memperkuat mitigasi di area pendidikan.
Selain pemangkasan pohon rutin, sekolah mengusulkan pembuatan Zona Selamat Sekolah (ZOSS) yang lebih komprehensif di sekitar gerbang dan halte guna mencegah kejadian serupa memakan korban jiwa di masa depan.
Saat ini, BPBD DKI Jakarta masih melakukan pendataan terkait kerugian materiil, termasuk kerusakan infrastruktur halte yang terdampak langsung oleh runtuhan pohon trembesi tersebut.














