Kasal dan Menko Polkam Lepas Pemudik di KRI Banda Aceh-593, Wujudkan Mudik Aman Sesuai Arahan Presiden

JurnalPatroliNews – Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) resmi memberangkatkan gelombang kedua program mudik gratis menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh-593.

Pelepasan ribuan pemudik dengan rute Jakarta–Semarang–Surabaya ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dan Ketua Baznas RI di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Selasa (17/3/2026).

Program ini merupakan instruksi langsung Presiden RI Prabowo Subianto guna mengoptimalkan alutsista TNI AL dalam membantu kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H. Tercatat sebanyak 1.447 pemudik beserta 503 unit sepeda motor ikut serta dalam pelayaran ini untuk menekan risiko kecelakaan di jalur darat.

“Pemerintah sangat peduli kepada masyarakat. Upaya ini kami lakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan tanpa batas. Apa yang bisa kami lakukan akan kami berikan,” tegas Menko Polkam RI, Djamari Chaniago.

KRI Banda Aceh-593 dijadwalkan tiba di Semarang pada 18 Maret sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir di Surabaya. Selama pelayaran, para pemudik mendapatkan fasilitas makan gratis dari Baznas serta pengamanan penuh dari prajurit TNI AL.

Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali menambahkan bahwa penggunaan kapal perang untuk mudik kini menjadi agenda rutin tahunan. Pada tahun 2026 ini, TNI AL membuka dua rute utama, yakni menuju Bangka Belitung dengan KRI Semarang-594 dan rute Jawa dengan KRI Banda Aceh-593.

“Tahun ke tahun akan terus kita tingkatkan. Kami berharap tahun depan rute arus mudik dan balik bisa ditambah lagi untuk menjangkau lebih banyak masyarakat,” pungkas Kasal.