JurnalPatroliNews – Jakarta – Ratusan prajurit Kodim 1714/Puncak Jaya membaur bersama sekitar 900 jemaah dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat di Masjid Al-Mujahidin Mulia, Jalan Silas Papare, Kampung Trikora, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (21/3/2026).
Ibadah kemenangan ini dipimpin oleh Imam Nur Muhammad Makmur, M.Ag., dengan menghadirkan penceramah Ustad Dr. K. Abdul Gafur, DC.M.A. Dalam khotbahnya, Ustad Abdul Gafur mengajak umat Muslim di Puncak Jaya untuk memperkuat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan menjaga konsistensi ibadah pasca-Ramadhan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat TNI-Polri setempat, di antaranya Dansatgas Yonif 743/PSY Letkol Inf Heri Mujiono, Kabagops Polres Puncak Jaya AKP Matheus T. Ate, Kapolsek Mulia AKP Lamberthus Limbong Sattu, Danramil 01/Mulia Letda CZI Toding Gayang, serta Danki Brimob ODC Mulia AKP I Putu Wardana. Hadir pula Ketua Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Al-Mujahidin Mulia, H. Abdul Manan.
Keamanan selama prosesi ibadah menjadi prioritas utama. Personel gabungan dari Kodim 1714/PJ, Polres Puncak Jaya, Satgas 743/PSY, dan Brimob ODC bersiaga secara terpadu di sekitar lokasi guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan tanpa gangguan.
Apresiasi tinggi datang dari para jemaah atas dedikasi aparat keamanan. “Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak-Bapak TNI dan Polri. Berkat pengabdian dan kewaspadaan Bapak sekalian, kami dapat melaksanakan Sholat Idul Fitri dengan tenang, aman, dan khusyuk,” ungkap salah satu perwakilan jemaah.
Mewakili Dandim 1714/PJ, Pasi Ops Kapten Inf Daniel Sine menegaskan komitmen kuat TNI-Polri dalam menjaga stabilitas wilayah.
“TNI dan Polri akan selalu hadir sebagai pelindung rakyat. Momen Idul Fitri ini juga menjadi ajang penting untuk mempererat silaturahmi antar-satuan keamanan di Puncak Jaya,” tegasnya.
Ibadah Sholat Idul Fitri 1447 H di Distrik Mulia diakhiri dengan tradisi salam-salaman antarprajurit dan warga, mencerminkan harmoni yang kuat di wilayah pegunungan Papua tersebut.














