JurnalPatroliNews – Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan imbauan tegas bagi masyarakat yang tengah mengisi waktu libur Lebaran 2026 atau Idulfitri 1447 Hijriah.
Warga diminta untuk tetap mengutamakan keselamatan jiwa, terutama saat mengunjungi destinasi wisata air di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Marupa Sagala, menekankan bahwa kewaspadaan harus ditingkatkan baik selama dalam perjalanan maupun saat sudah berada di lokasi tujuan wisata.
”Kami mengimbau masyarakat yang bepergian, khususnya ke destinasi wisata, agar tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, terutama di lokasi wisata air seperti pantai, sungai, maupun kolam renang,” ujar Kombes Marupa dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/3/2026).
Atensi untuk Pengelola Wisata Polri tidak hanya menyasar pengunjung, namun juga memberikan instruksi khusus kepada para pengelola tempat wisata. Mereka diminta berperan aktif dalam memantau kapasitas pengunjung dan memastikan standar keamanan terpenuhi guna menghindari insiden yang tidak diinginkan.
Langkah antisipasi ini diambil mengingat dinamika cuaca saat ini yang fluktuatif; cenderung panas terik pada siang hari, namun berpotensi hujan lebat pada sore hingga malam hari.
”Kami mengingatkan agar pengelola dan masyarakat selalu memperhatikan kapasitas dan mengutamakan keselamatan, sehingga aktivitas wisata berjalan aman dan nyaman,” tambahnya.
Tips Arus Balik dan WFA Menutup keterangannya, Kombes Marupa juga menyarankan masyarakat untuk mulai mengatur jadwal perjalanan arus balik guna menghindari kemacetan parah di jalur utama.
Salah satu solusi yang ditawarkan adalah dengan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang telah dicanangkan pemerintah bagi para pekerja.
Sinergi antara kewaspadaan masyarakat, kesiapan pengelola wisata, dan pemanfaatan kebijakan pemerintah diharapkan dapat mewujudkan momen libur Lebaran 2026 yang aman, ceria, dan penuh makna.














