JurnalPatroliNews – Jakarta – Partai Demokrat menegaskan bahwa kehadiran mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, di kediaman Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada hari pertama Idulfitri 1447 H, murni merupakan silaturahmi Lebaran.
Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, meminta publik untuk tidak berspekulasi liar mengenai pembentukan koalisi baru.
Herzaky menekankan bahwa pertemuan di Puri Cikeas, Bogor, pada Sabtu (21/3) lalu tersebut tidak diwarnai dengan pembicaraan politik praktis maupun strategi pemilihan umum di masa depan.
“Tidak ada pembicaraan khusus dengan siapa pun saat Lebaran di Cikeas kemarin. Tidak perlu diartikan atau dibawa ke mana-mana, apalagi diarahkan ke rencana koalisi. Kejauhan mikirnya,” ujar Herzaky saat dihubungi, Rabu (25/3).
Saat ini, arah politik Partai Demokrat telah terkunci rapat dalam jajaran Koalisi Indonesia Maju (KIM). Herzaky menegaskan bahwa prioritas utama partai berlambang bintang mercy tersebut adalah mengawal dan menyukseskan visi-misi pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Demokrat hari ini fokus menyukseskan program-program pemerintahan Bapak Presiden Prabowo dan menjalankan amanah yang dipercayakan. Koalisi hari ini dengan Pak Prabowo, begitu juga dengan rencana koalisi ke depannya,” tambahnya.
Sebagaimana diketahui, video kebersamaan Anies Baswedan yang tampak bercengkerama hangat dengan SBY dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat viral di media sosial.
Momen ini menarik perhatian karena hubungan keduanya sempat memanas pasca-dinamika Pilpres 2024, di mana Anies akhirnya berpasangan dengan Muhaimin Iskandar.
Namun, bagi Demokrat, kunjungan tersebut dianggap sebagai bagian dari etika silaturahmi hari raya yang tidak selayaknya ditarik ke ranah spekulasi politik yang melampaui konteksnya.














