JurnalPatroliNews – Jakarta – Suasana khidmat menyelimuti Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4).
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah tiga prajurit terbaik TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL).
Ketiga patriot bangsa tersebut adalah Mayor Inf (Anm.) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm.) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anm.) Farizal Rhomadhon.
Dalam upacara persemayaman tersebut, Presiden didampingi oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Menhan RI Sjafrie Sjamsuddin, serta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Hadir pula Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama para Kepala Staf Angkatan (Kasad, Kasal, dan Kasau) untuk menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum.
Upacara diakhiri dengan jajar penghormatan terakhir sebagai bentuk apresiasi tertinggi negara atas pengabdian para prajurit di kancah internasional.
Prosesi Pelepasan dan Pemakaman Militer Usai persemayaman, rangkaian dilanjutkan dengan Upacara Pelepasan di apron VIP Terminal 3 dengan Inspektur Upacara Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Ketiga jenazah kemudian diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing menggunakan pesawat TNI AU untuk dimakamkan secara militer:
- Mayor Inf (Anm.) Zulmi Aditya Iskandar: Diberangkatkan ke Bandung menggunakan pesawat CN-2903 dan akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung.
- Serka (Anm.) Muhammad Nur Ichwan: Diterbangkan menuju DI Yogyakarta menggunakan pesawat Hercules A-1343 untuk dimakamkan di TMP Giri Dharmoloyo II, Magelang.
- Kopda (Anm.) Farizal Rhomadhon: Diberangkatkan menuju DI Yogyakarta untuk selanjutnya dimakamkan di TMP Giripeni, Kulon Progo.
Puspen TNI menegaskan bahwa upacara militer ini merupakan wujud penghormatan negara yang paling tinggi kepada prajurit-prajurit terbaiknya yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi nama baik bangsa di bawah bendera perdamaian dunia.
Pengabdian mereka di wilayah konflik Lebanon akan selalu dikenang sebagai bukti nyata kontribusi Indonesia bagi keamanan global.














