Satgas Swasembada dan Tim Gabungan Temukan Ladang Ganja di Hutan Pegunungan Bintang

JurnalPatroliNews – Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Swasembada melalui personel Yonif 751/VJS bersama tim gabungan TNI-Polri berhasil mengungkap keberadaan ladang ganja di wilayah pedalaman Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (11/4).

Operasi penyisiran dilakukan di dua titik berbeda, yakni kawasan hutan Kampung Ngutok di Distrik Oksibil dan Kampung Esipding di Distrik Serambakon.

Pengungkapan ini berawal dari laporan warga mengenai adanya aktivitas perkebunan yang mencurigakan di tengah hutan. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satgas segera melakukan koordinasi dan bergerak menuju lokasi yang dimaksud untuk melakukan pengecekan mendalam.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan total 135 batang tanaman ganja yang tumbuh subur di dua lokasi berbeda. Di lokasi pertama, ditemukan 55 batang ganja dengan ketinggian rata-rata 1,5 meter.

Sementara di lokasi kedua, petugas mengamankan 80 batang ganja dengan ketinggian mencapai 2 meter yang diduga kuat sudah siap memasuki masa panen.

Selain mengamankan barang bukti berupa tanaman terlarang, tim gabungan juga meringkus seorang warga sipil yang diduga merupakan pemilik ladang tersebut guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, mengonfirmasi bahwa seluruh barang bukti dan terduga pelaku telah diserahkan secara resmi kepada Polres Pegunungan Bintang untuk menjalani proses hukum sesuai peraturan yang berlaku.

“TNI bersama Polri akan terus meningkatkan operasi terpadu serta langkah preventif untuk memutus rantai peredaran narkotika di wilayah Papua.

Kami mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas ilegal ini karena berdampak buruk bagi kesehatan, stabilitas keamanan, serta masa depan generasi bangsa,” ujar Letkol Inf Wirya.

Keberhasilan operasi ini menunjukkan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga situasi wilayah agar tetap kondusif serta bersih dari peredaran gelap narkotika di kawasan pedalaman Papua.