JurnalPatroliNews – Jakarta – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Puncak Jaya pada Jumat (17/4).
Kunjungan ini didampingi langsung oleh Danrem 173/Praja Vira Braja Brigjen TNI Vivin Alivianto dan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini guna meninjau penanganan korban insiden keamanan di Distrik Sinak.
Rombongan tiba di Bandar Udara Mulia dan disambut oleh Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda bersama jajaran Kodim 1714/Puncak Jaya, Polres Puncak Jaya, serta unsur Forkopimda setempat.
Kehadiran para pejabat tinggi ini bertujuan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang layak serta memberikan kepastian hukum dan sosial.
Peninjauan Korban dan Penanganan Medis Rombongan langsung menuju RSUD Mulia untuk memantau kondisi para korban insiden yang terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Kembru, Distrik Sinak.
Peristiwa yang melibatkan kelompok kriminal bersenjata tersebut mengakibatkan 12 orang terluka dan memaksa puluhan warga lainnya mengungsi ke wilayah sekitar.
Dalam pertemuan dengan keluarga korban dan tokoh masyarakat, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan perhatian penuh terhadap aspek kemanusiaan.
Ia menginstruksikan agar biaya perawatan, tindakan operasi, hingga transportasi pesawat bagi korban ditanggung sepenuhnya atau 100 persen oleh Pemerintah Daerah.
Instruksi Status Tanggap Darurat Merespons dampak luas dari insiden tersebut, Gubernur Meki Fritz Nawipa mengarahkan pembentukan Tim Tanggap Darurat yang dikoordinasikan oleh Sekda Kabupaten Puncak dan Puncak Jaya.
Ia juga mengusulkan kenaikan status darurat ke tingkat provinsi dalam waktu satu kali 24 jam untuk mempercepat penyaluran bantuan.
Selain bantuan logistik berupa tenda dan kebutuhan dasar bagi pengungsi, Gubernur berkomitmen menjamin masa depan pendidikan bagi anak-anak korban.
Dalam penyelesaian konflik, Gubernur menekankan pentingnya pendekatan dialog dan non-litigasi, serta berjanji akan meneruskan persoalan ini hingga ke tingkat Presiden dan Wakil Presiden untuk mencari solusi permanen.
Apresiasi Sinergi Keamanan TNI-Polri Gubernur meminta sinergi maksimal antara TNI, Polri, dan aparatur sipil negara dalam melindungi rakyat, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak-anak.
Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi di Puncak Jaya terpantau aman dan terkendali berkat pengawalan ketat dan profesional dari aparat gabungan.
Rombongan pejabat tinggi menyampaikan apresiasi atas dedikasi prajurit TNI dan anggota Polri yang bertugas menjaga keamanan di wilayah pegunungan Papua Tengah. Setelah seluruh rangkaian kunjungan kerja tuntas dilaksanakan, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Nabire dan Jayapura.











