Kartini Masa Kini Pasuruan: Anggun Berbusana Modern, Tangguh Perangi Stunting

JurnalPatroliNews – Jakarta – Semangat emansipasi R.A. Kartini di Kabupaten Pasuruan tidak hanya dirayakan melalui simbol keanggunan busana, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata kepedulian sosial.

Hal ini ditunjukkan oleh Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pasuruan yang menggelar parade busana sekaligus talkshow kesehatan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Selasa (21/4).

Suasana pendopo tampak semarak saat ratusan pengurus PKK dari tingkat kabupaten hingga kecamatan tampil anggun dalam balutan kebaya Kartini modern dengan sentuhan kekinian. Parade busana yang diikuti oleh pengurus kabupaten dan 24 Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Pasuruan menjadi pembuka yang memukau.

Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, drg. Merita Rusdi Sutejo, tampil elegan memimpin parade tersebut, mempresentasikan sosok “Kartini Masa Kini” yang berdaya dan inspiratif bagi lingkungannya.

Namun, estetika bukanlah satu-satunya fokus. Acara inti dilanjutkan dengan talkshow bertajuk “Kartini Masa Kini Peduli Kesehatan Ibu Hamil demi Generasi Berkualitas.” Forum ini menghadirkan pakar di bidangnya, yakni psikoterapis Bunda Aniqq Al Faqiroh dan dokter spesialis kandungan RSUD Grati, dr. Sofiana Indrayanti.

Ketua Panitia, dr. Tri Dinar Herturini, menjelaskan bahwa pemilihan tema kesehatan sangat krusial karena perempuan memegang peran strategis dalam menentukan kualitas generasi penerus sejak dalam kandungan.

“Kami ingin meningkatkan kesadaran perempuan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin, pemenuhan gizi seimbang, serta pencegahan stunting secara dini,” tegas dr. Tri Dinar.

Senada dengan hal tersebut, drg. Merita Rusdi Sutejo menekankan bahwa Hari Kartini merupakan momentum refleksi peran perempuan dalam pembangunan bangsa, khususnya di sektor kesehatan. Menurutnya, kesehatan ibu hamil adalah investasi jangka panjang negara.

“Kesehatan ibu hamil adalah fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Dari rahim ibu yang sehat akan lahir penerus bangsa yang unggul,” ujar istri Bupati Pasuruan tersebut.

Merita juga mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara kader PKK, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Pasuruan.

Ia mengajak seluruh kader untuk menjadi agen perubahan melalui edukasi dan pendampingan rutin kepada masyarakat.

Sebagai apresiasi atas semangat peserta, panitia memberikan penghargaan kepada lima penampil terbaik dalam parade busana serta membagikan berbagai doorprize menarik, menutup rangkaian peringatan Hari Kartini dengan kesan yang mendalam dan produktif.