JurnalPatroliNews – Jakarta – Pendakwah Khalid Basalamah memastikan travel miliknya, Uhud Tour, tetap akan memberangkatkan jemaah haji melalui jalur furoda pada musim haji tahun ini.
Pernyataan tersebut disampaikan usai dirinya menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus dugaan korupsi kuota haji, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026).
“Kalau Allah mudahkan, dan kita furoda. Kami selalu furoda,” ujar Khalid kepada awak media usai pemeriksaan.
Ia menegaskan bahwa operasional Uhud Tour tetap berjalan sebagaimana mestinya, meskipun saat ini tengah terjadi polemik terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan kuota haji yang sedang diselidiki KPK.
Khalid juga kembali menekankan posisinya dalam perkara tersebut hanya sebagai saksi. Ia membantah terlibat dalam praktik penerimaan kuota haji secara ilegal.
“Saya hanya memenuhi panggilan sebagai saksi dan memberikan keterangan yang dibutuhkan penyidik,” ujarnya.
Kasus dugaan korupsi kuota haji yang tengah ditangani KPK menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Sejumlah pihak telah dimintai keterangan guna mengusut potensi pelanggaran dalam pengelolaan kuota, termasuk dari pihak swasta penyelenggara perjalanan ibadah haji.
Meski demikian, Khalid memastikan layanan perjalanan ibadah yang dikelola perusahaannya tetap berjalan dan berkomitmen memberangkatkan jemaah sesuai mekanisme yang berlaku.














