Polda Bali Siapkan Patroli Siber Kawal Transformasi Bali sebagai Pulau Digital

JurnalPatroliNews – Denpasar – Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri seremoni Kick-off Bali Digital Innovation Festival 2026 (Baligivation 2026) yang digelar di Denpasar.

Momentum ini menjadi tonggak penting dalam mendorong percepatan transformasi digital serta penguatan ekonomi Bali melalui sinergi lintas sektoral yang melibatkan pemerintah, otoritas perbankan, dan aparat penegak hukum.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Gubernur Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Deputi dari PPATK, serta jajaran pejabat dari Kementerian Ekonomi Kreatif.

Mengusung tema Akselerasi Penguatan Ekonomi Bali Melalui Penguatan Digitalisasi dan Sinergi, festival ini dirancang untuk membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Baligivation 2026 tidak hanya menjadi wadah bertemunya inovasi teknologi, tetapi juga langkah konkret dalam memberdayakan sektor UMKM melalui program digitalisasi pasar rakyat dan inisiatif Banjar Pintar.

Harapannya, Bali dapat tumbuh menjadi pulau digital yang adaptif terhadap kemajuan teknologi global tanpa mengesampingkan nilai budaya serta kearifan lokal.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Daniel Adityajaya menekankan bahwa perkembangan teknologi digital yang pesat juga membawa risiko kerawanan di ruang siber.

Ia menyoroti potensi ancaman seperti penipuan daring, penyalahgunaan data pribadi, pembobolan rekening, hingga penyalahgunaan aset kripto yang dapat merugikan masyarakat luas.

Menghadapi tantangan tersebut, Polda Bali berkomitmen memperkuat langkah kolaboratif melalui peningkatan kapasitas patroli siber serta edukasi literasi keamanan digital kepada masyarakat. Kapolda juga menegaskan akan mengambil tindakan hukum yang tegas, profesional, dan prosedural terhadap segala bentuk tindak pidana siber maupun praktik ilegal lainnya di ruang digital.

Salah satu poin utama dalam acara tersebut adalah peluncuran sinergi penertiban Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) atau money changer ilegal.

Langkah ini dilakukan secara bersama-sama oleh Gubernur Bali, Kapolda Bali, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali sebagai wujud komitmen menjaga integritas ekonomi Bali yang aman dan terpercaya bagi wisatawan maupun penduduk lokal.