JurnalPatroliNews – Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) yang baru dilantik, Dudung Abdurachman, mengumumkan rencana strategis untuk membuka layanan aduan masyarakat selama 24 jam penuh di lingkungan KSP.
Langkah ini menjadi salah satu program prioritas yang diusung mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tersebut guna meningkatkan efektivitas komunikasi antara pemerintah dan rakyat.
Dalam keterangannya di Kantor KSP, Jakarta, pada Selasa (28/4), Dudung menjelaskan bahwa fungsi utama KSP adalah sebagai penyambung lidah antara pemerintah pusat, kementerian, hingga pemerintah daerah.
Ia menyoroti seringnya terjadi tumpang tindih program di lapangan yang kerap membingungkan masyarakat, sehingga diperlukan mekanisme penyelarasan yang lebih cepat.
Melalui posko aduan yang akan dibentuk, setiap keluhan maupun laporan dari masyarakat dapat langsung ditangani atau disalurkan ke kementerian terkait yang memiliki kewenangan fungsional. Hal ini diharapkan dapat memangkas birokrasi yang berbelit dalam penanganan masalah di publik.
Dudung menegaskan bahwa layanan ini nantinya akan berbentuk posko fisik serta didukung oleh penyediaan nomor telepon khusus yang dapat diakses oleh masyarakat luas sewaktu-waktu.
Inisiatif ini dirancang agar setiap aspirasi warga memiliki kanal resmi yang terintegrasi langsung dengan lingkaran dalam kepresidenan.
Terkait mekanisme tindak lanjut, Dudung menjelaskan bahwa setiap aduan yang masuk tidak serta merta langsung disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Pihak KSP akan terlebih dahulu melakukan verifikasi dan berkomunikasi dengan kementerian terkait untuk mencari solusi teknis sesuai dengan tupoksi masing-masing lembaga.
Langkah responsif ini menandai dimulainya era kepemimpinan Dudung di KSP dengan menekankan pada aspek pelayanan publik dan sinkronisasi kebijakan.
Ia berkomitmen untuk segera merampungkan persiapan infrastruktur layanan aduan tersebut agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat di seluruh Indonesia.













