JurnalPatroliNews – Jakarta – Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) berinisial GCR (20) masih mengalami trauma mendalam setelah menjadi korban pengadangan dan kekerasan oleh pria tidak dikenal.
Insiden tersebut terjadi di Gang Mawar 5, Dusun Sukamanah, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, pada Selasa (12/5) malam.
Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, menjelaskan bahwa kondisi korban saat ini masih dalam tahap pemeriksaan kesehatan intensif sehingga belum dapat memberikan keterangan secara rinci.
Akibat kejadian tersebut, GCR mengalami luka lecet di bagian kedua lutut dan lengannya. Polisi masih melakukan konfirmasi lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan medis untuk memastikan apakah korban mengalami cedera serius seperti patah tulang atau tidak.
Kronologi Kejadian Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula saat korban baru saja selesai makan dan dalam perjalanan pulang menuju tempat kosnya.
Di tengah perjalanan, GCR tiba-tiba diadang oleh seorang pria yang mengendarai sepeda motor. Pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam berupa pisau dan mengancam agar korban tetap diam.
Merasa terancam, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari, namun nahas ia tersandung hingga jatuh tersungkur.
Saat korban terjatuh, pelaku justru melindas tubuh mahasiswi tersebut dengan sepeda motornya sebelum akhirnya melarikan diri ke arah jalan utama.
Penyelidikan Polisi Meski korban belum secara resmi membuat laporan karena kondisi psikologis yang belum stabil, Satreskrim Polres Sumedang telah mengambil langkah proaktif dengan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, identitas pelaku masih dalam proses identifikasi oleh tim penyidik. Polisi berkomitmen untuk terus mendalami kasus ini guna mengungkap motif di balik aksi keji tersebut dan menangkap pelakunya.














