Prabowo: Indonesia Harus Maju, Modern, dan Tak Bisa Diatur Negara Lain

JurnalPatroliNews | Sumedang – Presiden Prabowo Subianto menegaskan cita-cita besar Indonesia untuk menjadi negara maju, modern, dan mandiri yang mampu berdiri di atas kekuatan sendiri tanpa bergantung maupun didikte oleh negara lain.

Pesan tersebut disampaikan saat melantik 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).

Dalam arahannya, Prabowo menekankan bahwa pembangunan nasional tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan kedaulatan bangsa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Cita-cita besar kita adalah Indonesia menjadi negara yang maju dan modern, negara yang mandiri, yang berdiri di atas kaki kita sendiri, yang tidak diatur oleh bangsa lain, tidak didikte oleh bangsa lain, tidak ditipu oleh bangsa lain,” tegas Presiden.

Menurut Prabowo, kemajuan Indonesia harus tercermin dari meningkatnya kualitas hidup seluruh rakyat. Ia menegaskan negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap warga memperoleh hak dasar secara adil.

Presiden menyampaikan harapannya agar tidak ada lagi masyarakat yang hidup dalam kemiskinan ekstrem, mengalami kelaparan, kesulitan memperoleh pendidikan, layanan kesehatan, maupun tempat tinggal yang layak.

“Tidak ada di antara rakyat Indonesia yang lapar. Tidak ada anak-anak Indonesia yang tidak bisa sekolah. Tidak ada warga negara kita yang tidak bisa dapat pelayanan rumah sakit bila perlu. Tidak ada di antara rakyat kita yang tidak tinggal di rumah yang layak. Itu cita-cita kita, itu perjuangan kita,” ujarnya.

Prabowo mengatakan para Pamong Praja Muda merupakan generasi penerus yang dipersiapkan untuk menjaga keberlangsungan pemerintahan dan memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa lulusan IPDN akan menjadi bagian penting dalam birokrasi dan pemerintahan daerah, sehingga dituntut memiliki integritas, kemampuan kepemimpinan, serta dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.

“Saudara-saudara adalah anak-anak kami yang kami siapkan untuk menjaga Republik ini setelah kami sudah tidak ada. Karena itu, saudara harus jadi pemimpin-pemimpin yang terbaik,” kata Prabowo.

Presiden juga mengajak para lulusan untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan global. Menurutnya, dalam kurun waktu sekitar 25 tahun mendatang Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Karena itu, para Pamong Praja Muda diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam mengawal pembangunan nasional, termasuk mengisi berbagai posisi kepemimpinan di daerah.

“Dua puluh lima tahun yang akan datang, sebagian dari saudara akan jadi gubernur, mungkin di antara saudara akan berdiri di podium ini. Masa depan milik saudara sekalian. Kami di sini bekerja, mengabdi untuk membuka jalan bagi saudara-saudara sekalian,” tuturnya.

Pelantikan 1.204 Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan aparatur pemerintahan yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pembangunan nasional menuju visi Indonesia sebagai negara maju.

Komentar