Mayoritas Bursa Asia Menguat Usai Trump Sebut Negosiasi AS-Iran Masuki Tahap Akhir


JurnalPatroliNews – TOKYO — Mayoritas pasar saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Kamis (21/5/2026) setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran telah memasuki “tahap akhir”.

Pernyataan tersebut memicu optimisme investor bahwa ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat segera mereda, sekaligus membantu menenangkan pergerakan harga minyak dunia.

Dikutip dari CNBC International, mayoritas indeks saham utama di kawasan Asia bergerak di zona hijau pada awal perdagangan.

Indeks Nikkei 225 Jepang tercatat naik 0,92 persen, sementara indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 1,27 persen.

Kenaikan paling tajam terjadi di pasar saham Korea Selatan, di mana indeks KOSPI melonjak 5,76 persen.

Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Index Hong Kong juga bergerak lebih tinggi dibanding penutupan perdagangan sebelumnya.

Di sisi lain, indeks saham China daratan cenderung bergerak terbatas. Indeks Shanghai Composite tercatat relatif datar, sedangkan indeks Nifty 50 India dan Hang Seng Hong Kong masih berada dalam jeda perdagangan siang saat data dirilis.

Selain perkembangan geopolitik, pelaku pasar juga menantikan rilis data perdagangan Jepang yang dinilai dapat memberikan gambaran lebih lanjut mengenai kondisi ekonomi kawasan Asia-Pasifik dalam beberapa waktu mendatang.