JurnalPatroliNews – Jakarta – Microsoft dilaporkan tengah membahas kerja sama strategis dengan Anthropic terkait penggunaan chip kecerdasan buatan (AI) Maia di tengah persaingan ketat industri AI global yang saat ini didominasi pemain besar seperti Google dan Amazon.
Chip AI Maia 200 diperkenalkan Microsoft pada Januari 2026 dan dirancang untuk menjalankan model AI berukuran besar, termasuk GPT-5.2 milik OpenAI. Namun hingga kini, chip tersebut belum digunakan secara luas dalam layanan cloud Azure milik Microsoft.
Mengutip laporan CNBC International yang dikutip Jumat (22/5/2026), pembicaraan antara Microsoft dan Anthropic masih berlangsung dan belum mencapai kesepakatan final. Kendati demikian, potensi kerja sama tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan komputasi Anthropic terus meningkat seiring pertumbuhan layanan AI mereka seperti Claude dan Claude Code.
CEO Anthropic, Dario Amodei, mengakui perusahaannya tengah menghadapi keterbatasan kapasitas komputasi akibat lonjakan permintaan pemrosesan AI.
“Kami mengalami kesulitan dengan komputasi,” ujar Amodei.
Sebelumnya, Microsoft diketahui telah menginvestasikan sekitar 5 miliar dolar AS ke Anthropic. Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, Anthropic berkomitmen menggunakan layanan cloud Azure senilai 30 miliar dolar AS. Meski demikian, perusahaan AI itu tetap menjalin kemitraan strategis dengan Amazon maupun Google.
Selama ini Anthropic masih mengandalkan GPU buatan NVIDIA untuk melatih model AI generatif mereka. Selain itu, perusahaan tersebut juga memiliki kontrak besar dengan Amazon Web Services untuk penggunaan chip Trainium dalam kerja sama bernilai lebih dari 100 miliar dolar AS selama 10 tahun.
CEO Microsoft, Satya Nadella, mengatakan chip Maia 200 menawarkan efisiensi komputasi yang lebih tinggi dibanding generasi silikon sebelumnya.
“Maia 200 menawarkan token per dolar lebih baik lebih dari 30 persen dibanding silikon terbaru dalam lini produk kami,” kata Nadella.
Sementara itu, CEO NVIDIA, Jensen Huang, menegaskan hubungan bisnis perusahaan chip tersebut dengan Anthropic masih berjalan sangat kuat.
“Kami berkembang sangat cepat bersama Anthropic, dan kami punya rencana besar untuk mereka,” ujar Huang.














