Dramatis, Tim Rescue Damkar Surabaya Butuh Waktu Tiga Jam Evakuasi Sapi Nyebur Parit Sempit

JurnalPatroliNews – Surabaya – Momentum perayaan Hari Raya Idul Adha di tanah air kerap kali diwarnai oleh berbagai macam dinamika unik serta peristiwa tidak terduga di tengah pemukiman warga

Salah satu insiden menghebohkan melanda warga yang bermukim di kawasan Jalan Raci Gang Satu, Kelurahan Benowo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya

Seekor sapi kurban yang memiliki corak warna kulit hitam dominan dilaporkan mengamuk dan berontak hingga akhirnya terperosok masuk ke dalam saluran air atau selokan pada hari Selasa

Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, M Rokhim, memaparkan bahwa kronologi kejadian bermula saat hewan ternak tersebut hendak dipindahkan oleh warga setempat

Namun di luar dugaan, hewan mamalia berukuran besar tersebut mendadak memberikan perlawanan kuat hingga lepas kendali dari pegangan warga dan terperosok jatuh ke dasar parit

Melihat kondisi hewan yang terjebak di ruang sempit, warga sekitar langsung mengambil inisiatif menghubungi markas Damkar Surabaya guna meminta bantuan evakuasi darurat

Merespons aduan cepat dari masyarakat, otoritas pemadam langsung menerjunkan satu unit tempur dari Pos Pakal yang bergerak beriringan bersama personel HDR Team Rescue menuju lokasi kejadian

Berdasarkan manifes data laporan penanganan, posko pusat menerima berita darurat tersebut pada pukul sembilan lewat tujuh menit Waktu Indonesia Barat

Armada rescue langsung meluncur satu menit kemudian dan tercatat tiba di tempat kejadian perkara tepat pada pukul sembilan lewat dua belas menit pagi hari

Petugas Bahu Membahu Hadapi Kendala Selokan Sempit

M Rokhim menyampaikan bahwa proses penyelamatan fisik terhadap sapi kurban tersebut memakan durasi waktu yang cukup lama dan menguras energi petugas di lapangan

Hal tersebut dikarenakan ukuran lebar selokan pemukiman terpantau sangat sempit ditambah dengan posisi tubuh sapi yang terjepit sehingga membuatnya sulit untuk bergerak bebas

Guna mengatasi kendala tersebut, barisan petugas damkar bersama warga saling bahu membahu menerapkan teknik penyelamatan khusus menggunakan berbagai peralatan rescue

Pemanfaatan bilah kayu kokoh serta rangkaian tali pengaman dikerahkan secara hati-hati agar tubuh sapi dapat ditarik ke atas permukaan tanpa memicu cedera atau luka serius pada fisik hewan

Unit Tempur Pos Pakal yang memegang kendali operasi di lapangan terus melakukan koordinasi taktis untuk memastikan keamanan seluruh personel dan warga yang ikut membantu

Setelah melakoni perjuangan keras selama hampir tiga jam penuh, operasi penyelamatan darurat tersebut akhirnya membuahkan hasil manis

Tubuh sapi kurban bercorak hitam tersebut berhasil diangkat kembali ke permukaan tanah sekitar pukul dua belas lewat satu menit siang hari dalam kondisi hidup dan selamat

Komentar