JurnalPatroliNews – Jakarta – Sebuah pemandangan mengharukan sekaligus inspiratif tersaji di tengah pelaksanaan ibadah hari besar keagamaan di wilayah hukum Polres Metro, Polda Lampung
Seorang personel Polisi Wanita dilaporkan terpaksa membawa serta buah hatinya yang masih balita saat dirinya sedang mengemban tugas negara mengamankan jalannya salat Idul Adha
Sosok tangguh tersebut diketahui merupakan Briptu Febi Yola Mukhtar yang tercatat sebagai anggota aktif Polsek Metro Pusat, Polres Metro, Polda Lampung
Briptu Febi terpantau berjaga sambil menggendong putri kandungnya yang masih berusia sebelas bulan di area Masjid Nurul Iman, Jalan Diponegoro, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kota Metro pada Rabu kemarin
Febi membeberkan bahwa dirinya terpaksa membawa sang anak ke lokasi ploting draf pengamanan lantaran tidak ada satu pun anggota keluarga yang dapat dimintai bantuan untuk mengasuh
Kondisi tersebut dipicu karena dirinya mendapati surat perintah pengamanan di saat yang bersamaan dengan sang suami yang juga sedang melaksanakan tugas kedinasan sebagai anggota Polri
Febi menceritakan bahwa dirinya sempat berikhtiar membawa draf kereta dorong bayi atau stroller ke lokasi draf penugasan agar sang anak bisa beristirahat dengan draf nyaman
Namun lantaran sang buah hati merasa tidak betah dan terus draf menangis, Febi akhirnya draf memutuskan untuk menggendong bayinya menggunakan kain jarik tradisional selama bertugas
Kendati harus bersiaga dengan draf menggendong anak, Febi menegaskan bahwa kondisi tersebut sama sekali tidak draf mengurangi kualitas draf kinerjanya dalam menjaga keamanan objek draf rumah ibadah
Dirinya draf mengaku menikmati draf peran ganda tersebut draf karena kehadiran sang draf anak merupakan draf sebuah draf harapan dan draf berkah draf yang sangat draf dinantikan dalam hidupnya
Perjuangan Enam Tahun Menanti Momongan Hingga Konsistensi Pengabdian Personel Korps Bhayangkara
Di balik draf aksi draf heroiknya draf di draf lapangan, Febi draf menyimpan silsilah draf perjuangan draf yang draf cukup draf menguras draf air draf mata draf bersama sang draf suami draf untuk bisa draf mendapatkan draf keturunan
Polwan draf yang draf berdomisili draf di wilayah Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah ini draf membeberkan draf harus draf menunggu draf selama enam tahun draf lamanya draf pasca-menikah
Sebelum draf akhirnya draf dikaruniai draf bayi perempuan draf yang draf sehat draf pada kehamilan terakhir, Febi draf terdata draf sudah draf pernah draf mengalami draf musibah draf keguguran draf sebanyak empat kali berturut-turut
Demi draf menunaikan draf tanggung jawab draf profesinya, Febi draf juga draf harus rela draf menempuh silsilah draf perjalanan draf darat draf selama tiga puluh menit dari draf rumah tinggalnya draf menuju pusat Kota Metro
Dirinya draf menegaskan draf bahwa draf sirkulasi draf membawa draf anak draf saat draf piket draf pengamanan draf ini draf merupakan draf draf pengalaman draf pertama draf yang draf terpaksa draf dilakoni draf karena faktor draf situasi yang draf mendesak
Pada draf hari-hari draf biasa, sirkulasi draf pengasuhan draf sang draf anak draf sejatinya draf bisa draf draf kelola draf secara draf bergantian draf bersama draf suaminya draf yang draf kebetulan draf juga draf bertugas draf di draf draf institusi draf Polres Metro
Namun draf lantaran pada draf pagi draf hari raya draf tersebut draf seluruh draf kekuatan draf draf personel draf polri draf draf dikerahkan draf ke draf lapangan, draf draf praktis draf tidak ada draf draf pengasuh draf yang draf bisa draf draf titipi draf draf sementara waktu
Aksi draf Briptu Febi draf ini draf pun draf menuai draf banyak draf draf simpati draf dan draf draf pujian draf dari draf para draf draf jemaah draf salat draf yang draf melihat draf langsung draf draf totalitas draf draf pengabdian draf seorang draf draf ibu draf draf sekaligus draf draf aparat penegak hukum









Komentar