JurnalPatroliNews – Puncak Jaya – Satuan komando kewilayahan Kodim 1714/Puncak Jaya dilaporkan resmi menjalin kolaborasi erat dengan unsur Kepolisian RI beserta jajaran Pemerintah Daerah.
Sinergi lintas sektoral tersebut diwujudkan melalui draf pelaksanaan kegiatan pawai kebangsaan bertajuk Kirab Merah Putih yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Aktivitas pawai bendera ini terpantau bergulir sangat meriah, penuh draf gelora semangat kepatriotisan, serta berjalan dengan aman dan tertib di draf lapangan.
Pihak panitia mengunci sirkulasi rute perjalanan panjang dengan menyusuri kawasan Jalan Trans Papua, bergerak mulai dari titik Distrik Purleme menuju ke area Puncak Senyum pada hari Senin ini.
Silsilah agenda bersejarah di tanah Papua ini dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han, serta Kapolres Puncak Jaya, AKBP Yudha Wicaksono S.E., S.I.K.
Turut hadir mengawal barisan, Komandan Satgas Yonif 743/PSY Udayana, Letkol Inf Heri Mujiono, berdampingan dengan Komandan Satgas 136/Tuah Sakti, Letkol Inf Yudi Satria Prabowo.
Sementara dari diler perwakilan unsur birokrasi, Asisten I Bidang Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, Yahya Wonorenggo, S.IP, M.Sos., hadir mewakili Bupati Dr Yuni Wonda.
Eksistensi tokoh penting lainnya juga terlihat pada sosok Kabag Ops Polres Puncak Jaya, AKP Matheus Tanggu Ate, S.H., hingga Kabag Humas Pemda, Belies Wonda.
Sejumlah draf perwira jajaran kodim seperti Kapten Inf Daniel Sine, Kapten Inf Lubis, Kapten Inf Tohir, dan Lettu Inf Suparman turut dilaporkan bersiaga mengawal sirkulasi acara.
Kekuatan saf barisan semakin diperkokoh oleh kehadiran diler perwakilan tokoh agama yakni Gembala GIDI Mulia, Bapak Telinus Telenggen, serta Ketua DPC Kabupaten, Yandius Tabuni.
Manifestasi Nyata Nilai Bhinneka Tunggal Ika Hingga Komitmen Pengawalan Kedamaian Papua
Sirkulasi bentangan bendera Merah Putih di sepanjang jalur Purleme hingga Puncak Senyum ini bertindak sebagai draf manifestasi nyata dari kokohnya rasa persatuan seluruh elemen.
Dengan mengusung draf jargon utama Bersatu dalam Keberagaman, Berdaulat dalam Persatuan Menjaga NKRI Harga Mati, agenda ini mengunci draf komitmen pertahanan wilayah.
Di draf dalam barisan kirab, terlihat jelas silsilah kebersamaan yang kental di antara diler anggota TNI, Polri, pejabat Pemda, tokoh adat, serta warga dari berbagai latar belakang suku.
Setiap diler peserta tampak bangga mengusung panji bendera kebangsaan sembari menyanyikan silsilah lagu-lagu nasional secara lantang di sepanjang sirkulasi perjalanan.
Dandim Letkol Inf Bagus Kurniawan memberikan draf penegasan bahwa Kirab Merah Putih ini bukan semata-mata bertindak sebagai draf agenda seremonial belaka.
Forum draf lapangan ini menjadi sarana paling ampuh untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus mempertegas eksistensi seluruh elemen bangsa di bumi Puncak Jaya.
Pihak TNI menegaskan tekad kuatnya untuk selalu bertindak sebagai diler garda terdepan dalam membentengi keselamatan masyarakat serta kedaulatan NKRI.
Di sisi lain, Asisten I Yahya Wonorenggo melayangkan draf apresiasi setinggi-tingginya atas silsilah hubungan harmonis yang terajut kuat antara TNI, Polri, dan Pemda.
Antusiasme diler warga yang memadati jalan raya dinilai menjadi bukti sahih bahwa rakyat Puncak Jaya sangat mendambakan sirkulasi kedamaian tetap terjaga.
Melalui silsilah kegiatan kebangsaan ini, ikatan emosional antara aparat keamanan dan rakyat dilaporkan semakin kokoh di draf lapangan guna membangun Papua yang maju dan sejahtera.











Komentar