Perluas Akses Keuangan Inklusif, Pemkot Tangsel Sasar UMKM, Disabilitas, hingga Pekerja Migran

JurnalPatroliNews – Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah berkomitmen memperluas jangkauan pembiayaan sektor formal.

Langkah tersebut dimatangkan dalam rapat pleno penetapan program kerja bertema “Pemerataan Akses Keuangan Berbasis Wilayah untuk Penguatan Ekonomi Lokal”.

Agenda strategis tersebut dilaksanakan di Gedung Galeri Koperasi dan UKM, Serpong, pada hari Rabu ini.

Perluasan akses dana ini difokuskan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, perempuan, pelajar, penyandang disabilitas, hingga pekerja migran.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menegaskan pemerataan finansial ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan keadilan ekonomi bagi masyarakat.

Dirinya memastikan bahwa seluruh kelompok rentan di wilayahnya harus memiliki ruang dan hak akses pembiayaan yang setara tanpa ada yang tertinggal.

Selain pemberdayaan ekonomi lokal, rapat pleno tersebut turut merumuskan peningkatan kapasitas bagi para calon Pekerja Migran Indonesia asal Tangsel.

Pilar mendorong pemenuhan aspek pelatihan vokasi yang memadai agar para pekerja migran memiliki daya saing tinggi di pasar kerja internasional.

Solusi Hambatan Administratif UMKM dan Pemutusan Mata Rantai Pinjol Ilegal

Dalam pembahasan pleno, salah satu tantangan besar yang mengemuka adalah rendahnya pemenuhan persyaratan administratif dari para pelaku UMKM.

Banyak pelaku usaha yang dinilai memiliki produk berkualitas namun terkendala kepemilikan Nomor Induk Berusaha serta dokumen legalitas lainnya.

Guna mengatasi masalah tersebut, jajaran perangkat daerah terkait bersama pihak perbankan akan mengintensifkan pendampingan perizinan usaha.

Langkah edukasi juga akan diarahkan pada pemahaman aspek pelaporan perpajakan serta kewajiban penyampaian Surat Pemberitahuan tahunan pelaku usaha.

Lebih lanjut, Pemkot Tangsel memasang target tegas untuk menekan angka ketergantungan masyarakat terhadap jeratan pinjaman online ilegal maupun rentenir.

Strategi yang disiapkan adalah dengan menghubungkan para pelaku usaha ke dalam ekosistem keuangan resmi, salah satunya lewat skema Kredit Usaha Rakyat.

Capaian Target Tahun 2025 dan Nominasi Penghargaan Tingkat Nasional

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, menyampaikan laporan perkembangan kinerja TPAKD.

Bambang memaparkan bahwa realisasi program edukasi keuangan serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM sepanjang tahun 2025 telah berhasil mencapai target.

Keberhasilan realisasi target program kerja tersebut dinilai sejalan dengan visi besar daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Berkat konsistensi jajaran pemerintahan dalam memperluas jangkauan finansial, Kota Tangerang Selatan kini berhasil memperoleh nominasi penghargaan khusus.

Apresiasi berskala nasional tersebut diberikan secara resmi oleh pihak Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

Bambang menambahkan bahwa capaian ini menjadi stimulus bagi Pemkot Tangsel untuk segera mengeksekusi sejumlah program kerja prioritas lainnya ke depan.

Komentar