JurnalPatroliNews – Brebes – Aksi heroik dan penuh keberanian diperlihatkan oleh seorang juru parkir perempuan bernama Kusmiyanti di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Perempuan tangguh tersebut berhasil menggagalkan aksi kejahatan jalanan bermodus pecah kaca mobil yang menyasar uang tunai bernilai miliaran rupiah.
Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Polres Brebes mengonfirmasi telah menerima laporan resmi terkait insiden percobaan pencurian dengan pemberatan tersebut dan kini tengah melakukan penyelidikan intensif.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Brebes, Ipda Arenas Bayu Setyadi, memaparkan bahwa peristiwa menegangkan itu terjadi pada awal pekan ini, tepatnya pada Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan pusat keramaian kota.
Adapun korban dalam pusaran tindak kriminal ini diketahui merupakan seorang pengusaha sukses asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, bernama Kliwon Alwawan.
Sesaat sebelum insiden terjadi, Kliwon baru saja mencairkan dana tunai dalam jumlah fantastis, yakni sebesar Rp 3,6 miliar dari salah satu kantor cabang bank swasta yang terletak di kawasan Jalan Ahmad Yani.
Setelah melakukan transaksi penarikan, korban memasukkan tumpukan uang tersebut ke dalam kantong plastik besar dan meletakkannya di atas jok baris kedua atau bagian tengah dari mobil Mitsubishi Pajero miliknya.
Sedari awal memulai perjalanan, korban sebenarnya sudah menaruh curiga dan merasa ada beberapa orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor tengah mengawasi serta membuntuti laju kendaraannya.
Merasa situasi kurang aman untuk langsung meluncur pulang ke rumah, korban memutuskan untuk membelokkan setir dan berhenti di area parkir Kantor Bank BTN setempat guna mencari perlindungan di tempat ramai.
Korban kemudian bergegas masuk ke dalam gedung bank dan meninggalkan bungkusan uang miliaran rupiah tersebut di dalam kabin mobil yang terkunci rapat tanpa adanya pengawalan ketat.
Tak lama setelah berada di dalam ruangan bank, situasi di luar mendadak riuh oleh suara teriakan histeris dari warga sekitar. Merasa ada yang tidak beres, korban langsung berlari ke luar untuk memeriksa keadaan mobilnya.
Saat tiba di lokasi parkir, korban mendapati kaca mobil bagian tengah sebelah kanan sudah dalam kondisi hancur berantakan akibat hantaman benda keras yang dilakukan oleh pelaku.
Beruntung, berkat aksi sigap dan teriakan dari Kusmiyanti yang sedang berjaga di area parkir tersebut, komplotan pencuri panik dan memilih langsung tancap gas melarikan diri dari kepungan massa.
Kantong plastik pembungkus uang milik korban memang sempat ditarik paksa hingga robek dan membuat lembaran uang tercecer di dalam mobil, namun setelah dilakukan penghitungan ulang, seluruh dana senilai Rp 3,6 miliar tersebut dipastikan masih utuh.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa korban menderita kerugian materiil sekitar Rp 20 juta akibat kerusakan fisik kaca kendaraan mewah yang hancur dalam insiden draf pecah kaca tersebut.
Mengenai potensi pemberian penghargaan, apresiasi, atau hadiah khusus dari pihak korban kepada sang juru parkir perempuan yang telah menyelamatkan asetnya, Ipda Arenas mengaku pihak kepolisian belum mendapatkan informasi lebih lanjut.
Sebagai bentuk pemenuhan aspek keberimbangan informasi bagi publik, media ini membuka ruang hak jawab maupun klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.










Komentar