JurnalPatroliNews – Brebes – Kepolisian Resor Brebes berencana memberikan penghargaan khusus kepada seorang juru parkir perempuan paruh baya atas aksi kepahlawanannya dalam menggagalkan aksi kejahatan di wilayah hukum setempat.
Juru parkir bernama Kusmiyanti yang kini telah menginjak usia 65 tahun tersebut secara berani berhasil mematahkan upaya pencurian bermodus pecah kaca mobil yang menyasar uang tunai senilai 3,6 miliar rupiah milik seorang nasabah bank.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Brebes, Iptu Indra Prasetyo, menyatakan bahwa pemberian apresiasi berupa reward kini tengah dimatangkan oleh jajaran internal kepolisian.
Hingga saat ini, Satuan Reserse Kriminal Polres Brebes bersama Kepolisian Sektor Brebes masih terus melakukan serangkaian penyelidikan mendalam dan pengejaran terhadap pelaku kejahatan.
Pihak kepolisian mengaku optimistis dapat segera mengungkap identitas pelaku berdasarkan keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara, serta rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.
Atas maraknya kejadian serupa, aparat penegak hukum mengimbau masyarakat luas untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat melakukan transaksi perbankan dalam jumlah besar.
Warga diingatkan untuk tidak meninggalkan uang tunai maupun komoditas barang berharga lainnya di dalam kabin kendaraan tanpa adanya pengawasan yang memadai.
Polres Brebes juga mengingatkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas layanan pengawalan kepolisian secara gratis demi menjamin keamanan dari potensi tindak kriminalitas.
Di sisi lain, Kepala Unit Tindak Pidana Umum Satreskrim Polres Brebes, Ipda Arenas Bayu Setyadi, membeberkan bahwa insiden mendebarkan itu terjadi pada Senin sore sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban dalam peristiwa tersebut diidentifikasi sebagai seorang pengusaha asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, yang bernama Kliwon Alwawan.
Korban diketahui baru saja melakukan penarikan dana tunai sebesar 3,6 miliar rupiah dari sebuah bank swasta yang berada di kawasan Jalan Ahmad Yani.
Uang tunai dalam jumlah fantastis tersebut kemudian diletakkan oleh korban di dalam jok bagian tengah mobil Mitsubishi Pajero yang dikendarainya.
Dalam perjalanan pulang, Kliwon merasa curiga karena menyadari ada beberapa orang tidak dikenal yang mengawasi serta membuntuti laju kendaraannya dari arah belakang.
Demi alasan keamanan, korban mengurungkan niat untuk langsung kembali ke rumah dan memilih menepi di area parkir Kantor Bank BTN setempat untuk kemudian masuk ke dalam gedung.
Tidak berselang lama setelah korban berada di dalam ruangan bank, terdengar suara teriakan histeris dari arah luar bangunan yang bersumber dari Kusmiyanti selaku penjaga parkir.
Teriakan lantang dari juru parkir lansia tersebut seketika membuat pelaku perampokan panik dan langsung melarikan diri dari lokasi kejadian sebelum sempat menggasak hasil jarahan.
Saat korban bergegas keluar untuk memeriksa mobil Pajero miliknya, didapati kaca bagian tengah sebelah kanan kendaraan tersebut sudah dalam kondisi pecah berantakan.
Bungkusan plastik wadah uang tunai dilaporkan telah robek dan isinya tercecer di dalam kabin, namun setelah dihitung ulang seluruh dana senilai 3,6 miliar rupiah tersebut dipastikan masih utuh.
Kasus percobaan perampokan bermodus pecah kaca ini kini telah resmi dilaporkan oleh korban kepada pihak Kepolisian Resor Brebes untuk diproses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.











Komentar