Komitmen Setia PBNU: Gus Yahya Siap Kawal Kepemimpinan Prabowo Menuju Indonesia Gemilang

JurnalPatroliNews – Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya secara terbuka meminta izin untuk mendampingi langkah perjuangan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung di hadapan Kepala Negara dalam acara Penutupan Musyawarah Nasional serta Konferensi Besar NU 2026 yang digelar di Bangkalan.

Gus Yahya menegaskan keinginan keluarga besar Nahdlatul Ulama untuk ikut terlibat aktif dalam memperjuangkan nasib serta masa depan bangsa Indonesia.

Pihaknya memohon agar Presiden Prabowo bersedia memimpin seluruh elemen bangsa hingga terwujudnya cita-cita mulia menuju Indonesia Gemilang.

Dalam pidatonya Gus Yahya mengungkapkan bahwa seluruh warga Nahdliyin memiliki rasa cinta dan kesetiaan yang sangat mendalam terhadap tanah air.

Seluruh anggota organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut dinyatakan telah siap sedia untuk berkontribusi bagi kemajuan negara.

Gus Yahya juga menekankan bahwa warga NU merupakan rakyat yang rela berkorban demi menjaga keutuhan serta kedaulatan bangsa dan negara tercinta.

Optimisme terhadap masa depan Indonesia ditegaskan tidak akan pernah luntur dari jiwa para pejuang serta keluarga besar Nahdlatul Ulama.

Keimanan yang teguh serta khidmat yang istiqomah dalam perjuangan di jalan Allah dinilai menjadi modal utama dalam menghadapi setiap tantangan zaman.

Warga NU meyakini bahwa segala bentuk ancaman apa pun akan dapat dilalui dengan semangat pengabdian demi kemaslahatan agama dan negara.

Dukungan moral dan spiritual dari kalangan ulama ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas nasional dalam menjalankan agenda pembangunan pemerintah.

Acara penutupan yang berlangsung khidmat tersebut menandai berakhirnya rangkaian agenda strategis NU dalam merespons dinamika sosial dan politik terkini.

Komentar