TNI AL dan Russian Navy Pererat Kerja Sama, Kasal Tinjau ORRUDA 2026

JurnalPatroliNews | Vladivostok – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali melakukan kunjungan kerja ke Vladivostok, Rusia, untuk meninjau secara langsung kesiapan pelaksanaan Exercise ORRUDA 2026, Jumat (24/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan diplomasi pertahanan Indonesia sekaligus mempererat kerja sama strategis antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Federasi Rusia (Russian Federation Navy/RFN).

Setibanya di Vladivostok, Kasal beserta rombongan disambut oleh Deputy Commander of The Pacific Fleet of the Russian Navy, Admiral Denis Valentinovich Berezovsky. Kehadiran Kasal tidak hanya bertujuan meninjau kesiapan latihan bersama, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada prajurit Satgas ORRUDA 2026 yang akan menjalankan misi latihan di Rusia.

Dalam sambutannya pada Diplomatic Reception yang digelar di atas KRI GNR-332, Kasal menegaskan bahwa Latihan Bersama (Latma) ORRUDA yang diinisiasi sejak 2024 merupakan implementasi nyata diplomasi angkatan laut (Naval Diplomacy) untuk memperkuat hubungan profesional, meningkatkan interoperabilitas, serta memperkokoh koordinasi operasional antara kedua angkatan laut.

“Melalui tema Ensuring Safety at Sea, latihan ini mencerminkan komitmen bersama TNI AL dan Russian Navy dalam menjaga keamanan wilayah perairan melalui kesiapsiagaan, kepercayaan, dan kerja sama praktis guna mendukung perdamaian serta kemakmuran global,” ujar Kasal.

Menurut Kasal, penyelenggaraan Exercise ORRUDA 2026 juga menjadi implementasi konkret politik luar negeri bebas aktif Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.

Melalui kerja sama militer yang bersifat profesional dan saling menguntungkan, Indonesia terus memperluas kemitraan maritim dengan berbagai negara tanpa mengabaikan prinsip independensi dalam hubungan internasional.

Ia menegaskan, TNI Angkatan Laut akan terus memperkuat diplomasi maritim sebagai instrumen penting dalam membangun stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik sekaligus meningkatkan kemampuan operasional prajurit melalui latihan bersama dengan angkatan laut negara sahabat.

Kerja sama antara TNI AL dan Russian Navy selama ini terus berkembang melalui berbagai agenda internasional. Angkatan Laut Federasi Rusia secara aktif berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan yang diselenggarakan TNI AL, di antaranya Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK), International Maritime Security Symposium (IMSS) 2025, hingga Asia-Pacific Naval Chiefs Symposium (APCS).

Partisipasi tersebut dinilai memperkuat hubungan strategis kedua negara sekaligus meningkatkan kepercayaan dalam menjaga keamanan maritim regional maupun global.

Selain agenda militer, kegiatan diplomatik di Vladivostok juga diwarnai pertunjukan seni budaya yang dibawakan prajurit TNI AL. Beragam tarian tradisional Indonesia seperti Tari Kecak dari Bali, Tari Dayak dari Kalimantan, dan Tari Terang khas Papua ditampilkan sebagai bentuk promosi kekayaan budaya Nusantara kepada para tamu internasional.

Sebagai bentuk penghormatan kepada negara tuan rumah, prajurit TNI AL juga membawakan Tari Kalinka, tarian tradisional Rusia yang mendapat apresiasi dari para undangan.

Melalui Exercise ORRUDA 2026, TNI Angkatan Laut tidak hanya memperkuat kemampuan interoperabilitas dengan Russian Navy, tetapi juga menunjukkan bahwa diplomasi maritim Indonesia dapat berjalan seiring dengan diplomasi budaya dalam membangun hubungan internasional yang saling menghormati, mempererat persahabatan, dan mendukung terciptanya stabilitas keamanan laut dunia.

Komentar