JurnalPatroliNews – Jakarta – Suasana di Stasiun LRT Jabodebek Ciracas sempat diwarnai kepanikan setelah alarm kebakaran berbunyi pada Minggu (2/8/2026) pagi. Peristiwa tersebut sempat membuat sejumlah penumpang khawatir dan memicu beredarnya video suasana di dalam stasiun melalui media sosial.
Menanggapi insiden tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan tidak ditemukan adanya indikasi kebakaran setelah petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh sesuai prosedur keselamatan.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan alarm kebakaran aktif sekitar pukul 09.10 WIB. Sesaat setelah alarm berbunyi, petugas langsung melakukan pengecekan di seluruh area stasiun untuk memastikan kondisi tetap aman.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya sumber api, asap, maupun panas di area stasiun,” ujar Radhitya dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8/2026).
Setelah dipastikan tidak terdapat potensi bahaya, alarm kemudian dinonaktifkan oleh petugas. KAI menegaskan kejadian tersebut tidak mengganggu operasional LRT Jabodebek maupun pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Radhitya, setiap aktivasi alarm kebakaran akan selalu ditindaklanjuti melalui prosedur pemeriksaan secara menyeluruh sebagai bagian dari standar keselamatan yang diterapkan di lingkungan operasional LRT Jabodebek.
“Setiap alarm yang berbunyi akan selalu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan sesuai prosedur. Keselamatan dan keamanan pengguna menjadi prioritas kami,” tegasnya.
Sebelumnya, seorang pengguna LRT membagikan pengalamannya melalui akun Threads @parkirdilangit. Dalam unggahannya, ia mengaku sempat panik ketika alarm berbunyi selama beberapa menit di Stasiun Ciracas.
“Tiba-tiba alarm di LRT Ciracas bunyi, langsung lah saya panik tapi ternyata cuma eror, tapi kok sampai lima menit lebih, nggak cocok buat orang jantungan kayak gue,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu kemudian menjadi perhatian warganet dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai penyebab bunyinya alarm.
Namun, pihak LRT Jabodebek menegaskan hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya kebakaran maupun kondisi berbahaya di area stasiun. Seluruh perjalanan kereta tetap berlangsung sesuai jadwal dan aktivitas pelayanan kepada pengguna berjalan normal.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang apabila terjadi aktivasi alarm keselamatan di stasiun karena setiap indikasi akan segera ditindaklanjuti oleh petugas sesuai prosedur operasional yang berlaku.
Langkah tersebut merupakan bagian dari sistem pengamanan untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna transportasi publik tetap terjaga.















Komentar