Rp600 Miliar Disiapkan! Pramono Pastikan LRT Manggarai-Dukuh Atas Pakai APBD

JurnalPatroliNews | Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan langkah konkret untuk memperpanjang jaringan LRT Jakarta hingga Dukuh Atas. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan proyek LRT rute Manggarai-Dukuh Atas akan mendapat dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

Nilai anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp600 miliar. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi sembari pemerintah daerah masih mencari alternatif sumber pembiayaan lainnya.

“Yang berkaitan dengan LRT dari Manggarai ke Dukuh Atas. Maka sumber pendanaan yang digunakan adalah APBD DKI Jakarta,” kata Pramono usai menghadiri Pelepasan Kafilah Provinsi DKI Jakarta untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (11/9).

Rencana perpanjangan tersebut menjadi bagian dari pengembangan jaringan transportasi publik Jakarta agar konektivitas antarmoda semakin kuat. Jalur yang menghubungkan Manggarai dengan Dukuh Atas nantinya diharapkan dapat memperluas akses masyarakat menuju kawasan pusat aktivitas dan simpul transportasi.

Saat ini, proses uji coba LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai tengah berlangsung. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kemudian mendorong agar pembangunan jaringan tersebut dapat diteruskan hingga Dukuh Atas.

Pramono menegaskan Pemprov DKI tidak ingin proyek tersebut berhenti hanya karena skema pendanaan alternatif belum diperoleh. Oleh sebab itu, APBD disiapkan sebagai sumber pembiayaan sementara untuk memastikan rencana pembangunan tetap memiliki pijakan anggaran.

“Karena kita kan belum mendapatkan sumber pendanaan yang lain. Dan untuk itu sudah dialokasikan,” ujarnya.

Menurut Pramono, keberlanjutan pembangunan LRT menjadi penting untuk memperkuat integrasi transportasi massal di Ibu Kota. Perpanjangan jalur menuju Dukuh Atas diproyeksikan menjadi salah satu bagian dari upaya meningkatkan keterhubungan berbagai moda transportasi publik.

Dengan alokasi anggaran tersebut, Pemprov DKI Jakarta menunjukkan komitmen untuk menjaga kesinambungan proyek transportasi massal. Selanjutnya, aspek teknis pembangunan, skema pembiayaan, dan tahapan pelaksanaan akan menjadi bagian yang perlu dikawal agar proyek berjalan efektif dan sesuai perencanaan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga masih membuka peluang terhadap sumber pendanaan lain untuk mendukung pengembangan jaringan LRT tersebut. Namun, untuk tahap awal, APBD DKI telah disiapkan agar agenda pembangunan Manggarai-Dukuh Atas dapat terus bergerak.

Komentar